Insentifnya Dicairkan, Nakes Covid-19 RS Pirngadi Kirimkan Papan Bunga untuk Bobby Nasution

Dia menuturkan, papan bunga tersebut hasil kesepakatan bersama para tenaga kesehatan di RS Pirngadi sebagai ucapan terima kasih.

Rechtin / Tribun Medan
Papan bunga ucapan terima kasih dari tenaga kesehatan Covid-19 Rumah Sakit Pirngadi terpasang di samping kantor Balai Kota Medan, Rabu (17/3/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com - Papan bunga ucapan terima kasih dari tenaga kesehatan Covid-19 Rumah Sakit Pirngadi tak hanya terlihat di Kantor Ombudsman Sumut.

Menjelang sore hari, papan bunga ucapan terima kasih juga tampak terpasang di samping kantor Balai Kota Medan, Rabu (17/3/2021).

Dari pantauan tribun-medan.com di lokasi, terdapat dua papan bunga yang terpasang. Papan bunga tersebut dari Christina Navratilova mewakili tenaga kesehatan dan dari seluruh perawat Covid-19 RSUD Pirngadi.

Kedua papan bunga tersebut bertuliskan "Terima kasih Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan atas perhatian nya kepada tenaga kesehatan".

Ketika dikonfirmasi, seorang perawat di RSUD Pirngadi, Buala Zendrato membenarkan adanya pengiriman papan bunga tersebut.

"Iya, itu kami pasang di dua lokasi, satu di kantor Ombudsman satu lagi di Balai Kota," ujar Buala kepada tribun-medan.com melalui seluler, Rabu (17/3/2021).

Dia menuturkan, papan bunga tersebut hasil kesepakatan bersama para tenaga kesehatan di RS Pirngadi sebagai ucapan terima kasih.

"Itu sebagai ucapan terima kasih kita. Karena sudah mendengarkan keluh kesah kita selama ini dan membantu menyelesaikan masalah yang kami tenaga kesehatan Covid-19 alami," katanya.

Sementara itu, Buala mengaku dirinya sudah menerima insentif yang dijanjikan Wali Kota Medan yakni dari Mei hingga September 2020.

Sebelumnya, Buala masih menunggu insentif Bulan September yang belum masuk ke rekening nya.

"Sudah masuk lima bulan. Dari Mei sampai September lah. Kemarin soalnya baru sampai Agustus kan. Tapi rupanya di hari yang sama ditransfer lagi untuk bulan September," ungkapnya.

Buala juga mengatakan, ia masih bertugas sebagai perawat Covid-19 di Rumah Sakit Pirngadi. Sampai kapan kontraknya selesai, ia mengaku hal tersebut tergantung kondisi angka kasus Covid-19 di Kota Medan.

"Iya saya masih bekerja kak. Masih merawat pasien lah. Tapi masalah kapan selesai nya melihat tren kasus juga. Belakangan ini syukur sudah mulai berkurang dan dengan adanya vaksin ini juga membuat kami bekerja dengan lebih aman," ungkapnya.

Ia berharap ke depan pihaknya Pemerintah Kota Medan dapat terus peduli dan memberikan perhatian kepada tenaga kesehatan khusus nya yang merawat pasien Covid-19.

"Harapannya ke depan jangan lagi terjadi hal yang serupa. Dan kami jasa kami sebagai tenaga kesehatan yang merawat pasien Covid-19 dapat dihargai lah," katanya.

(cr14/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved