Memanas, Ketua PAC Demokrat Tuding Ketua DPC Kota Medan Burhanuddin Sitepu Dukung KLB Moeldoko

Ketua DPC Demokrat Kota Medan Burhanuddin Sitepu dituding mendukung KLB kubu Moeldoko.

Tribun-Medan.com/Victory Hutauruk
Ketua DPC Partai Demokrat Medan, Burhanuddin Sitepu tampak menghadiri konfrensi pers pengumuman Balon Walikota PKS di Kantor DPW Partai PKS Sumut, Jalan Bunga Kenanga Raya, Medan. 

T R I B U N-MEDAN.com,MEDAN-Sejumlah Ketua PAC Partai Demokrat di Kota Medan menyatakan mosi tidak percaya terhadap Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan Burhanuddin Sitepu.

Burhanuddin Sitepu dituding mendukung Kongres Luar Biasa (KLB) di Sibolangit versi kubu Moeldoko cs. 

"BS tidak ikut melaporkan kegiatan KLB itu ke polisi. Kenapa bukan atas nama BS sendiri yang melaporkannya ke Polrestabes Medan," kata Ketua PAC Partai Demokrat Kecamatan Medan Area, Rauf Ahmad, Selasa (16/2/2021).

Baca juga: ALASAN AHY Temui Mantan Wapres JK Bikin Pertemuan 1 Jam, Pesan Jusuf Kalla pada Partai Demokrat

Saat menyampaikan statemen itu, Rauf Ahmad didampingi Ketua PAC Partai Demokrat Medan Kota Asmaidin Rais, Ketua PAC Partai Demokrat Medan Denai Abdul Rahman, Bendahara Yuswan dan Wakil Ketua Syamsul Bahri . 

"Kemudian kenapa Plt Sekretaris Parlidungan Sipahutar tidak ikut, kemana dia malam itu? Sementara Plt Ketua dan Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumut ikut ke Polrestabes Medan," kata Rauf Ahmad. 

Kemudian, sambung Rauf, ada hal lain yang sangat mencurigakan. 

Satu di antaranya menyangkut pemilihan Subanto sebagai Ketua Bapilu.

Baca juga: Jadi Kuasa Hukum Demokrat Kubu AHY, Ini Pernyataan BW yang Direspon Keras Oleh Pihak Istana

Padahal, kata Rauf, Subanto sudah mengundurkan diri sebagai Ketua PAC Partai Demokrat Kecamatan Medan Timur.

"Apakah DPP sudah mengeluarkan SK Subanto sebagai ketua bapilu? Di situ awalnya kecurigaan kami BS mendukung KLB ilegal," cetusnya.  

Bahkan, dia menegaskan bahwa Burhanuddin Sitepu sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Medan seharusnya telah diperintahkan langsung oleh DPP untuk melaporkan KLB ilegal ke Polrestabes Medan.

"Sebagai kader Partai Demokrat kami berhak mencurigai BS mendukung KLB ilegal, karena gerakan politiknya "cuci tangan" atau cari aman dari perintah DPP. Kami menduga BS sudah terima tanda jadi mendukung KLB ilegal, karena kami juga tahu orang dekat JAM berinisial RS berkeliaran di Medan," tuturnya.

Baca juga: Terkait Kisruh Partai Demokrat, Ali Mochtar Ngabalin: Pernyataan Bambang Widjojanto Menyesatkan

Senada disampaikan Ketua PAC Partai Demokrat Medan Denai Abdul Rahman.

Dia mengatakan, pada tanggal 5 Maret 2021 saat apel siaga di kantor DPD Partai Demokrat Sumut, Burhanuddin Sitepu tidak hadir.

Padahal kala itu instruksi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono jelas, meminta semua kader berkumpul. 

"Kemana BS dan Plt Sekretarisnya Parlindungan Sipahutar pagi itu, jangan-jangan mereka berdua sudah berada di arena KLB ilegal," cetus Rahman.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved