Bayi di Dalam Plastik Dibuang ke Sungai Denai, Ada Batu Sebagai Pemberat, Ini Penjelasan Polisi

Aparat Polsek Medan Area melakukan penyelidikan kasus bayi dibuang di Sungai Denai, Jalan Raya Menteng, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai.

TRIBUN MEDAN / HO
Petugas Inafis Polrestabes Medan melakukan identifikasi jenazah bayi yang dibuang di bantaran Sungai Denai Jalan Raya Menteng, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai. 

"Kemudian bayi tersebut dibawa-bawa oleh wanita tanpa identitas tersebut selama beberapa hari hingga akhirnya bayi tersebut diamankan oleh warga yang melihat," bebernya.

Kemudian Tim Inafis Polrestabes Medan tiba di RS Pirngadi Medan untuk melakukan identifikasi.

Baca juga: Sempat Dihukum 18 Tahun 7 Bulan di 14 Penjara, Begini Sosok Anton Medan di Mata Anak-anaknya

Diberitakan sebelumnya, seorang wanita sakit jiwa menemukan bayi malang tersebut di bantaran Sungai Denai pada Minggu (15/3/2021) siang.

Bayi itu kemudian digendong wanita tersebut, lalu membawanya ke atas tepat di bawah jembatan.

Wanita sakit jiwa itu juga membungkus bayi yang diketahui berjenis kelamin laki-laki tersebut dengan plastik putih dan dibalut lagi oleh kain gendong berwarna biru.

Kejadian ini mendapat perhatian warga sekitar. Satu per satu warga berdatangan.

Tak ayal, wanita yang menggendong bayi tersebut menjadi tontonan warga.

Beberapa orang warga akhirnya mencoba menanyakan status tentang bayi tersebut, apakah anaknya atau bukan.

Namun, wanita yang mengenakan kemeja ungu dan training biru tersebut sama sekali tak menjawab pertanyaan warga.

Setelah semakin ramai, sejumlah warga sekitar mencoba membujuk wanita sakit jiwa itu untuk menyerahkan bayi tersebut.

Namun, wanita tersebut memberontak dan menolak memberikan kepada warga.

Warga pun terus berdatangan sehingga menjadi tontonan warga.

Hingga akhirnya dengan sedikit paksaan, warga berhasil membawa bayi tersebut ke Rumah Sakit Ridos, Medan Denai.

Sesaat bayi itu diambil, wanita sakit jiwa tersebut berpura-pura pingsan di tengah jalan.

Kepala Lingkungan XVI Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Sutarno Mukhlis menerangkan awalnya warga dihebohkan penemuan jenazah bayi oleh seorang kurang waras di bawah jembatan Sungai Denai.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved