UKSW Berduka, 3 Mahasiswa asal Papua Meninggal akibat Pesta Miras, Seorang Penjual Miras Diciduk
Ketiga korban; Ovni Wakerkwa (21) dan Marpino M Sipka (24) mahasiswa Fiskom, serta Rudolf Carlos Kelanangame (25) mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni.
TRIBUN-MEDAN.COM - UKSW Berduka, 3 Mahasiswa asal Papua Meninggal akibat Pesta Miras, Seorang Penjual Miras Diciduk
Sebanyak tiga mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana ( UKSW ) Salatiga asal Papua meninggal dunia usai menenggak minuman keras (miras) oplosan.
Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat mengatakan, mahasiswa yang pertama meninggal dunia bernama Ovni Wakerkwa/OW, 21 asal Timika yang berkuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (Fiskom).
"Meninggal hari Rabu (10/3/2021) sekitar pukul 23.00 di RSUD Salatiga," jelasnya dalam rilis kasus di Mapolres Salatiga, Jumat (13/3/2021).
Rahmad mengatakan, Ovni Wakerkwa meninggal karena kehilangan kesadaran sehingga mengalami sesak napas.
"Untuk korban ini, sudah dalam penerbangan untuk dimakamkan di tanah asalnya," jelasnya.
Sementara korban kedua bernama Rudolf Carlos Kelanangame/RCK, 24 dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UKSW.
Rudolf Carlos Kelanangame meninggal dunia di RSUD Salatiga, Kamis (11/3/2021) pukul 14.35 WIB.
Menurut Rahmad, kedua pasien tersebut awalnya dilaporkan meninggal karena sakit.
Namun karena ada rentetan kejadian, akhirnya polisi melakukan penyelidikan.
"Kita mendapat informasi bahwa lima hari lalu korban bersama rekan-rekannya yang berjumlah tujuh orang berkumpul bersama di kos serta melakukan pesta minuman keras aneka merek," jelasnya.
Sedangkan korban ketiga bernama Marpino M Sipka/MMS, 23, mahasiswa Fiskom, meninggal Jumat (12/3/2021) di RS Puri Asih.
"Untuk dua korban terakhir, saat ini sedang dalam proses pemulangan," katanya.
Rahmad mengatakan, dari kejadian ini diamankan seorang penjual miras aneka merek luar negeri.
"Saat ini masih dalam penyidikan, untuk statusnya mengarah menjadi tersangka karena kelalaiannya menyebabkan hilangnya nyawa seseorang," paparnya.
Pembantu Rektor III UKSW Andeka Rocky Tanaamah menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya tiga mahasiswanya akibat pesta miras.
"Kami sudah berulang kali mengingatkan bahwa miras adalah jalan menuju kegagalan, baik secara studi maupun kejadian lain yang lebih fatal," paparnya di Mapolres Salatiga, Jumat (12/3/2021).
Rocky mengatakan, pihak universitas sudah berulangkali mengingatkan bahaya minuman keras.
"Sosialisasi terus kami lakukan, baik melalui pendekatan di etnis maupun secara akademik," paparnya.
Rocky mengungkapkan, pembinaan dan pengawasan telah dilakukan.
"Tapi mungkin masih kurang maksimal sehingga ada kejadian ini. Sekaligus ini menjadi evaluasi dan masukan agar ke depan pengawasan menjadi lebih baik," paparnya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tenggak Miras Oplosan, 3 Mahasiswa UKSW Salatiga Meninggal Dunia"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/3-mahasiswa-uksw-salatiga-asal-papua-meninggal.jpg)