Lebih Dulu Dibuat Hilang Akal, Polwan Muda Ini Digilir 3 Perwiran Sepanjang Malam, Korban Pingsan

Bahkan Pemerkosaan itu dilakukan oleh 3 perwira tersebut di Kantor Kementrian Setempat di Rusia tempat mereka bertugas.

Istimewa
Ilustrasi - Lebih Dulu Dibuat Hilang Akal, Polwan Muda Ini Digilir 3 Perwiran Sepanjang Malam, Korban Pingsan 

TRIBUN-MEDAN.com - Sadis, perbuatan ini tak patut dicontoh, bahkan kini menjadi kasus besar, sebab seorang Polwan Muda Digilir 3 Perwira Sepanjang Malam.

Bahkan rudapaksa itu dilakukan oleh 3 perwira tersebut di Kantor Kementrian Setempat di Rusia tempat mereka bertugas.

Seperti diketahui, kasus Polwan Muda Digilir 3 Perwira Sepanjang Malam di Kantor Kementerian ini, terjadi di Rusia atau tepatnya di Kota Ufa Republik Bashkortostan Rusia.

Polwan muda yang berusia 23 tahun itu dicekoki miras alias minuman keras dan dilucuti oleh tiga perwira yakni,

Letkol Eduard Matveev (51) dan Letkol Salavat Galiyev (50), kemudian satu tersangka lagi adalah kepala departemen migrasi Mayor Pavel Yarom­chuk (34).

Mereka merupakan rekan-rekan bahkan atas dari Polwan Muda tersebut yang bertugas di distrik UFA.

Hasil investigas menyatakan mereka sudah merencanakannya dan mengincar sang Polwan muda dan cantik tersebut.

Dipaksa Gabung

Adapun kronologinya seperti dilansir dari intisari yang mengutip artikel dari kompas.com, bahwa kejadian bermula ketika sang Polwan muda ini bertugas pada malam hari.

Diungkapkan korban yang hingga kini masih trauma berat tersebut, kejadian berlangsung pada 29 Oktober silam.

Saat itu korban tengah tugas malam, namun kemudian dipanggilan atasannya yang ternyata diajak pesta miras.

Karena tidak enak hati menolak, maka dia kemudian turut minum namun masih kontrol.

Tetapi kemudian dicekoki miras oleh tiga pelaku hingga kemudian pingsan.

Diperkosa Sepanjang Malam

Dalam kondisi mabuk dan pingsan, membuat para pelaku dengan muda melancarkan aksi bejatnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved