Cerita Seleb

BEDA Teman Millen Cyrus Gunakan Ekstasi, Keponakan Ashanty Benzo, Ini Penjelasan Polda Metro Jaya

Millen cyrus bukan kali pertama ditangkap. Ia pernah ditangkap pada November 2020 di sebuah hotel di Jakarta Utara.

Editor: Salomo Tarigan
Instagram @millencyrus
Selebgram Millendaru alias Millen Cyrus 

TRIBUN-MEDAN.com  Millen Cyrus ditangkap lagi, masih dengan kasus yang sama yakni penyalahgunaan narkoba.  

Millen cyrus bukan kali pertama ditangkap. Ia pernah ditangkap pada November 2020 di sebuah hotel di Jakarta Utara.

Saat itu, keponakan Ashanty ini bersama teman prianya dengan menyita barang bukti berupa sabu seberat 0,36 gram, bong atau alat isap sabu, serta minuman beralkohol.

Setelah pengajuan assesmen rehab disetujui oleh Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara dan Polres Pelabuhan Tanjung Priok, selebgram Millen Cyrus sudah resmi tidak jadi tersangka.

Millen Cyrus resmi menjadi korban penyalahgunaan narkotika dengan menjalani rehabilitasi di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Bogor, Jawa Barat.

Baru Bebas

Millen Cyrus Baru bebas, selebgram Millen Cyrus kembali ditangkap polisi pada Minggu 28 Februari 2021 dini hari, lantaran hasil tes urine yang bersangkutan positif mengandung narkoba.

Millen Cyrus dan 3 teman lainnya positif menggunakan benzo dan satu temannya memakai ekstasi, saat ini mereka telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan.

“Kita bawa ke kantor kita amankan jika dia terbukti menggunakan benzo, kita mungkin akan melakukan rehab kepada 3 orang ini.

Dan satu orang terbukti memakai ekstasi, amfetamin," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa di Kafe Brotherhood, Jakarta Selatan, Minggu (28/2/2021) dini hari.

 
"Jadi 4 orang dinyatakan positif dan diamankan di Polda Metro untuk didalami untuk kita kembangkan. Nanti pelaku-pelakunya kita usut kita dalami lagi," tambahnya.

Penangkapan tersebut diawali dari operasi protokol kesehatan yang dilakukan Pol PP, POM TNI dan Ditnarkoba Polda Metro Jaya.

Tempat bernama Brotherhood tersebut awalnya terlihat dari luar tertutup gelap nampak tidak ada kegiatan.

"Namun ternyata dia buka pintu samping. Itu namanya sepandai-pandainya tupai melompat dia akan ketahuan juga. Namanya maling pasti ketahuan,"

Mukti mengatakan polisi juga memberikan tindakan tegas kepada pihak kafe.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved