News Video

Kelompok Petani Sadar Tani Panen Cabai Hasil Bantuan Covid-19

Stimulus tersebut berupa benih tanaman pangan dan hortikultura kepada kelompok tani yang terdampak karena pandemi Covid-19.

Penulis: Liska Rahayu |

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19, pemerintah telah memberikan stimulus termasuk kepada petani di Sumatera Utara melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Stimulus tersebut berupa benih tanaman pangan dan hortikultura kepada kelompok tani yang terdampak karena pandemi Covid-19.

Kelompok Petani Sadar Tadi di Dusun Cilacap Desa Sidodi Ramunia Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang yang mendapatkan bantuan tersebut mulai memanen cabai merah hasil dari bantuan Covid-19.

Kepala Dinas TPH Sumut Dahler Lubis mengatakan, kelompok petani Kabupaten Deliserdang mendapatkan bantuan stimulus ekonomi berupa pupuk, mulsa dan likat kuning untuk cabai merah yang ditanam di lahan seluas 35 hektare, sementara benih cabai merah yang ditanam menggunakan varietas lokal.

“Khusus untuk Desa Sidodadi ini, kita bantu untuk lahan seluas empat hektare,” ujar Dahler saat ikut memanen cabai merah, Rabu (24/2/2021).

Dikatakannya, berdasarkan penjelasan petani, panen kali ini cukup memberikan hasil yang menggembirakan, karena satu rumpun (satu batang) bisa menghasilkan 1,2 kilogram (kg). Jadi di satu hektar lahan yang ditanami 15 ribu batang, petani bisa panen lebih kurang 20 ton cabai. 

“Dan sekarang, harga di tingkat petani cabai itu Rp23 ribu per kg. Jadi kalau dihitung, petani bisa dapat sekitar Rp500 juta per hektarenya,” katanya.

Selain itu, kebutuhan cabai merah di Sumut mencapai 140 ribu ton per tahun, sementara produksi cabai merah bisa mencapai 200 ribu ton. Sehingga Sumut bisa mengirim sekitar 50 ribu ton ke luar provinsi.

“Sehingga tugas kami sekarang adalah bagaimana mempertahankan harga jual cabai merah di tingkat petani tidak lebih rendah dari Rp 25 ribu per kg, sehingga petani tetap bisa menikmati hasil,” katanya.

Ketua Kelompok Petani Sadar Tani M Sofian mengatakan, mereka menyiapkan enam hektare untuk tanaman cabai merah yang dikelola 30 petani. Sehingga bantuan pupuk yang diberikan untuk empat hektare, mereka bagi rata.

“Biar nggak ada kecemburuan lah di sesama anggota, jadi kami bagi rata lah pupuknya,” kata Sofian. 

Dinas TPH Sumut secara keseluruhan memberikan bantuan Covid tahap kedua dan ketiga ini untuk tanaman cabai merah disiapkan untuk  422 hektare yang tersebar di 22 kabupaten/kota di Sumut.

(yui/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved