News Video
Banggakan Produk Petani Lokal, Filosofi Kopi Ride Hadir Bagi Penikmat Kopi Medan
Suasana indoor dalam coffee shop ini juga tampak nyaman dengan menyuguhkan aneka macam kopi khas lokal dan pajangan karya seniman lokal Medan.
Banggakan Produk Petani Lokal, Filosofi Kopi Ride Hadir Bagi Penikmat Kopi Medan
Tribun-Menit.com, Medan - Padukan nuansa karya seniman lokal dan kopi khas Nusantara, Filosofi Kopi kembali hadir untuk dapat dinikmati oleh masyarakat di Medan dengan nama Filosofi Kopi Ride, Rabu (17/2/2021).
Menjadi gerai keenam, Filosofi Kopi Ride terus melakuknan ekspansi ke kota lain nya dan untuk tempat kedua di Filosofi Kopi Ride Medan tepat nya di Jalan Samanhudi, No. 7, Hamdan, Kecamatan Medan Maimun.
Dalam kegiatan soft opening hari ini, Filosofi Kopi Ride dihadiri oleh Chief Learning & Development Officer PT. Filosofi Kopi Mandiri Chicco Jericho, partner Filosofi Kopi Ricky, COO PT. Filosofi Kopi Mandiri Jody Bany serta para awak media dan influencer kota Medan.
"Filosofi Kopi Ride berbeda dengan Filosofi Flagship dari segi menu, karena kita merespons situasi sekarang. Gue ingin menjadikan kopi itu bukan hal yang eksklusif tapi hal yang inklusif. Semua orang minum kopi dengan berbagai macam cara. Jadi disini kita banyak sekali campuran-campuran," ungkap Chicco.
Ada beberapa menu baru yang hadir di Filosofi Kopi Ride Medan seperti variasi terbaru dari series Eeekopi, Eeekopisang? dan Eeekopi Kukis n Krim.
Pilihan menu yang segar seperti Es Teh Joglo, Es NaSaLo dan Es Soda Segar serta menu coffee seperti Es Panlok dan Es Pukat Kopi turut serta memeriahkan daftar menu Filosofi Kopi Ride Medan.
Suasana indoor dalam coffee shop ini juga tampak nyaman dengan menyuguhkan aneka macam kopi khas lokal dan pajangan karya seniman lokal Medan.
Mengusung collaboration over competition, ia dan Rio membuka luas kesempatan untuk brand lokal berkolaborasi bersama Filosofi Kopi agar bisa bersama-sama menghadapi dan mengatasi dampak dari pandemi.
Pengunjung Filosofi Kopi Ride ini juga tidak hanya sebatas minum kopi, namun, penikmat kopi dapat merasa lebih dekat lantaran mereka dapat mengetahui asal-usul kopi hingga petani lokal yang menanam kopi tersebut.
"Kopi ini melalui proses yang panjang sehingga eksekusi terakhir ini ada di tangan barista. Dari siapa yang menanam kopinya, petaninya siapa, siapa yang roasting, itu benar-benar kita menceritakan story behind the Beans. Jadi kalau teman-teman minum kopi di filosofi kopi dapat bertanya ke barista kami karena mereka sudah ditraining," jelas Chicco.
Hal ini juga ditimpali Jody Bany yang menuturkan bahwa Filosofi Kopi tidak hanya sebuah coffee shop namun juga sebagai wadah untuk membranding para petani lokal untuk sama-sama berkembang.
"Kita masih ingin angkat komoditi lokal tersebut untuk juga punya pride ke level selanjutnya. Karena saat kita bicarakan kopi lokal yang ada di warkop, di coffee shop tidak semua mengekspos itu. Jadi kita ingin menaikkan pride petani itu sendiri. Kalau mau berkembang ya bareng-bareng mulai dari petani dan kitanya," kata Jodi.
Filosofi Kopi Ride Medan lebih berfokus kepada konsep to-go namun tetap dapat menerima customer untuk dine-in dengan jumlah yang terbatas.
"Setiap orang harus bangga akan kopi dari Indonesia, maka filosofi kopi hadir sekarang di kota Medan supaya teman-teman semua di Medan bisa merasakan kopi dari Filosofi Kopi.
Supaya yang nyeduh tenang dan yang minum senang, please kalian yang mau dine in untuk mematuhi protokol kesehatan yang sudah kita terapkan ya,” pungkas Chicco.
(cr13/tribun-medan.com)