Babak Baru Kasus Mafia Tanah, Dino Patti Djalal Senang Dilaporkan Fredy Kusnadi: Satu Dalang Muncul

Babak Baru Kasus Mafia Tanah, Dino Patti Djalal Senang Dilaporkan Fredy Kusnadi: Satu Dalang Muncul

Editor: Tariden Turnip
Ambaranie Nadia K.M
Babak Baru Kasus Mafia Tanah, Dino Patti Djalal Senang Dilaporkan Fredy Kusnadi: Satu Dalang Muncul. Mantan duta besar Indonesia untuk AS, Dino Patti Djalal. 

''Hari ini, salah 1 anggota komplotan mafia tanah FredyKusnadi, yg kabur setelh tertangkap polisi tgl 11 Novmbr 2020, laporkan saya ke polisi atas “pencemaran nama baik”. Alhamdulillah, berarti 1 dalang telah muncul. Mudah2an dalang 2, 3, 4 dstnya akn cepat teridentifikasi,'' tulis Dino Patti Djalal.

''Bagi media yg minta tanggapan sy, sebaiknya lihat posting INSTAGRAM saya @dinopattidjalal MALAM INI sekitar jam 22:00 dimana saya akan beberkan bukti2 peran Fredy dlm komplotan. Saya sekarang lagi makan enak dulu dgn istri. #berantasmafiatanah,'' tulis Dino Patti Djalal.

''Mudah2an dalang2 sindikat mafia tanah ini mulai keringat dingin. Selama ini mereka terlalu kuat, jauh lebih kuat daripada korban mereka. Saya harap polisi berpihak pada korban, pada hukum dan pada rakyat, bukan pada sindikat. #berantasmafiatanah.''

Dalam ciutan sebelumnya, 11 Februari 2021, Dino Patti Djalal mengungkap Fredy Kusnady sudah pernah ditangkap penyidik Polda Metro, 11 November 2020 pukul 9 malam.

Namun malam itu juga sang dalang dibebaskan tanpa proses hukum yang transparan dan jelas. Setelah itu, dalang tersebut kabur dari rumahnya.

''Update MafiaTanah: Ternyata polisi pernah tangkap dalang sindikat tanah a.n. Fredy Kusnadi tgl 11 Novembr 2020 jam 9 malam.

Nmn setlh dibawa ke PoldaMetro, malam itu juga sang dalang dibebaskan tanpa proses hukum yg transparan+jelas. Setelah itu, dalang tsb kabur dr rumahnya,'' tulis Dino Patti Djalal.

Polda Metro Jaya mengaku telah menerima tiga laporan terkait pemalsuan sertifikat rumah orangtua mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan, tiga laporan yang diterima itu mengenai kasus yang sama di lokasi berbeda, yakni Kemang, Pondok Indah, dan Cilacap.

"Ini laporan ada tiga masuk, dengan motif berbeda," ujar Yusri dalam rekaman yang diterima, Rabu (10/2/2021).

Yusri menjelaskan, modus yang dilakukan pelaku hampir sama, yakni dengan memalsukan sertifikat tanah dan bangunan milik orangtua Dino Patti Djalal.

Pemalsuan berawal saat seseorang berpura-pura menjadi pembeli hingga terjadi proses tawar-menawar untuk rumah yang berada di Pondok Indah, Jakarta Selatan.

"Kemudian dengan meminjam sertifikat dan mengubah identitasnya sesuai nama orang tersebut. Ini masih proses, tersangka sudah kita ketahui identitasnya, kita lakukan pengejaran," kata Yusri.

Yusri menambahkan, kasus kedua untuk sertifikat tanah dan bangunan di wilayah Kemang, Jakarta Selatan, juga memliki modus yang sama.

Komplotan mafia tanah itu juga mengubah identitas sertifikat kepemilikan orangtua Dino Patti Djalal.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved