Produsen Jet Tempur Rafale Bertemu Anak Buah Prabowo, Indonesia Positif Beli 36 Jet Tempur Rafale?

Produsen Jet Tempur Rafale Bertemu Anak Buah Prabowo, Indonesia Positif Beli 36 Jet Tempur Rafale?

Editor: Tariden Turnip
facebook
Produsen Jet Tempur Rafale Bertemu Anak Buah Prabowo, Indonesia Positif Beli 36 Jet Tempur Rafale? Jet tempur Rafale menggendong rudal mematikan Meteor dan SCALP. 

Menurut sumber internal La Tribune, pembelian ini bakal diwujudkan dalam kesepakatan antar-pemerintah Perancis dan Indonesia, yang diharapkan bisa dicapai dalam waktu dekat.

Tujuh pesawat tempur Angkatan Laut Perancis jenis Rafale terpaksa harus mendarat darurat di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, akibat cuaca buruk, Sabtu (18/5/2019), sekitar Pukul 11.45 Wib.
Tujuh pesawat tempur Angkatan Laut Perancis jenis Rafale terpaksa harus mendarat darurat di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, akibat cuaca buruk, Sabtu (18/5/2019), sekitar Pukul 11.45 Wib. (KOMPAS.COM/ RAJA UMAR)

Selain pesawat jet tempur Rafale, La Tribune juga memberitakan pemerintah Indonesia tertarik membeli kapal selam Scorpene

Setelah pertemuan kedua 21 Oktober 2020, pada 3 Desember 2020, Reuters memberitakan perkembangan rencana akuisisi jet tempur Rafale oleh Jakarta.

Disebutkan, Florence Parly menyatakan bahwa negosiasi pemerintah Indonesia untuk membeli 36 Rafale dalam kondisi kemajuan.

“Sangat maju,” kata Parly saat itu.

Meski demikian, lanjutnya waktu itu, Perancis masih membutuhkan waktu untuk mempelajarinya sebelum melaksanakan penandatanganan bersama Indonesia.

Rafale adalah jet tempur multirole buatan Dassault Aviation. 

Pesawat bermesin ganda (twin-engine) ini memiliki ciri khas sayap delta dan canard (sayap kecil) di depan bagian bawah kokpit.

Pesawat ini telah memiliki banyak pengalaman di medan perang, seperti di Afghanistan, Libya, Mali, Irak, dan Suriah. 

Sudah lama Dassault Aviation mencoba menarik minat Indonesia.

Jet tempur Mirage 2000 tampil di Lanuh Halim Perdana Kusuma 1986
Jet tempur Mirage 2000 tampil di Lanuh Halim Perdana Kusuma 1986 (airspace review)

Melansir Airspace Review, pada pameran Indonesia Air Show (lAS) tahun 1986 di Kemayoran, Dassault (dulu AMDBA) mendatangkan jet tempur Mirage 2000 dan tampil dalam demo terbang yang memukau.

Saat itu Mirage 2000 adalah jet tempur calon pinangan TNI AU selain pesaingnya General Dynamics (kini Lockheed Martin) F-16 Fighting Falcon dari Amerika Serikat.

Singkat cerita akhirnya Mirage 2000 harus tersingkir.

Tak patah arang, dikutip dari majalah Tempo (6/2/1988), Menteri Pertahanan Perancis Jacques Boyon dan Direktur Avions Marcel Dassault Breguet Aviation (AMDBA) Serge Dassault bertandang ke Jakarta.

Delegasi Perancis coba menawarkan jet serang maritim Super Etendard yang digadang sangat cocok buat Indonesia.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved