Pelantikan Wali Kota Medan
Rekam Jejak Akhyar Nasution, Wali Kota dengan Masa Jabatan Tersingkat di Indonesia
Akhyar menjabat dengan masa kerja tak sampai satu minggu yakni sampai 17 Februari 2021.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Nama Akhyar Nasution tak lagi asing di telinga warga Kota Medan.
Lelaki yang sempat menjadi Wakil Wali Kota Medan bersama Dzulmi Eldin itu kini resmi menjadi Wali Kota Medan definitif.
Akhyar menjabat dengan masa kerja tak sampai satu minggu yakni sampai 17 Februari 2021.
Akhyar dilantik langsung oleh Gubernur Edy Rahmayadi pada Kamis (11/2/2021) siang di Aula Tengku Rizal Nurdin, di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman Kota Medan.
Sebelumnya pada akhir 2019, Akhyar diangkat menjadi Pelaksana Tugas Wali Kota Medan setelah Dzulmi Eldin ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus suap proyek yang terbukti memperkaya aset pribadinya.
Pada 15 Oktober 2020, Surat Keputusan pemberhentian Dzulmi Eldin sebagai Wali Kota Medan resmi dikeluarkan.
Dzulmi Eldin diberhentikan secara tidak hormat dari jabatan Kepala Daerah, karena terbukti melakukan praktik korupsi.
Meskipun jabatan wali kota sudah kosong sejak beberapa bulan lalu, pelantikan Akhyar baru dilakukan Februari dengan alasan yang tidak diketahui penyebabnya.
Berikut profil singkat Akhyar Nasution yang sudah resmi menjadi Wali Kota Medan sisa jabatan 2016-2021.
Akhyar Nasution lahir di Medan, 21 Juli 1966. Ia menempuh pendidikan di SD Negeri 060863/27 Kelurahan Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur pada 1974 hingga 1980.
Kemudian melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 9 Medan atau sekarang SMP Negeri 11 Medan, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Medan Barat, Medan pada 1980-1983 dan SMA Negeri 3 Medan pada 1983-1986.
Akhyar lalu melanjutkan pendidikan S1 jurusan Teknik Sipil di Universitas Sumatra Utara (USU) dan meraih gelar Sarjana Teknik pada 1988-1995.
Selama berkuliah, ia aktif menjadi anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Fakultas Teknik USU (1988-1995).
Setelah tamat kuliah, Akhyar sempat bekerja sebagai Karyawan PT Fajar Hamparan Mas (1995-2000).
Kemudian mulai masuk kancah politik dengan menjadi Ketua PAC PDI Perjuangan Medan Deli (1998-2002).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/akhyar-nasution-yang-ditemui-di-rumah-dinas-gubernur-sumut.jpg)