Pengakuan Dokter Tirta Tentang Paru-parunya Sudah Parah, Ngaku Meninggal Dunia Jika Kena Corona
Dalam caption unggahan tersebut, Dokter Tirta menjelaskan kondisi paru-parunya sudah terbilang parah.
Ada cavitas di paru-paru sebelah kiri, ditambah dirinya juga pernah menjadi perokok berat, menjadi faktor mengapa kondisi paru-parunya tidak baik.
Dokter Tirta menyebut, dirinya juga berpotensi besar mengalami gagal jantung karena kondisi paru-paru dan jantungnya yang sudah tear drop.
Lalu, ia menerangkan risiko terkena Covid-19 juga sangat besar.
Bahkan, dengan nada bercanda Dokter Tirta menyebut jika dirinya terkena Covid-19 bisa berisiko langsung meninggal dunia.
Meski demikian, Dokter Tirta bersyukur tes swab PCR yang baru dijalaninya menunjukkan hasil negatif.
Dengan kondisi kesehatannya ini, Dokter Tirta mengaku sadar diri.
Oleh karena itulah, dirinya bertekad mengatasi pandemi Covid-19 secara mati-matian.
Dokter Tirta pun menyematkan nasehat, untuk berusaha semaksimal mungkin dalam melakukan kebaikan meski satu dunia menghujat.
Ia juga mengingatkan, jangan sampai bersikap arogan saat tubuh sehat.
Dokter Tirta mengajak warganet untuk bersyukur jika diberi anugerah paru-paru yang sehat.
Terakhir, ia mengimbau anak muda, terutama yang merokok, untuk berhati-hati agar tidak mengalami kondisi paru-paru seperti dirinya.
Berikut caption lengkap unggahan Dokter Tirta:
Ini adalah kondisi paru paru saya skrng . Parah tapi saya memaksakan aktivitas kerja overload. Hidup. harus mati2 an bosku. tembus limit
•
- emfisema
- batuk trus 3 bulan, sputum putih
- saturasi max 90%
- swab pcr negatif alhamdulillah
- jantung udah tear drop
- corakan bronkovaskuler meningkat jelas baik basal dan cephal
- diafragma menurun
•
Normalnya ini paru2 orang tua berusia 50 tahun ke atas
•
Kok bisa saya separah ini? Karena saya dulu tbc d usia 8 tahun selama 1 tahun. Cavitas 2 biji sebelah kiri, ditambah saya perokok berat. Jadi paru skrng ya jeblok
•
Jika paru2 gini, ditambah jantung dah begini, kemngkinan saya gagal jantung kanan itu besar. Tampakan ekg mngkin akan RBBB, dan dalam waktu dekat curiga ada angina
•
Faktor resiko saya terkena covid, itu besar sekali. Jika kena pasti auto mokad hahaha. Untung aja idup
•
Dengan paru gini, prognosis saya tentu buruk. Sadar diri aja sayamah. Jadi sampean tau ya kenapa saya nekat atasi pandemi mati2 an
•
bersyukurlah paru2 mu sehat
•
Saya cuma cerita, berusahalah semaksimal mngkin demi kebaikan. Meski 1 dunia juga menghujatmu. Apalagi soal usia, ga ada yg tau . Ga perlu arogan kalo sehat. Karena banyak orng yg paru2 nya kaya saya
•
Jangan sampe kalian anak muda mengalami paru seperti saya yah. Hti2 yg merokok
(*/ tribunmedan.id)
Artikel ini telah tayang di Tribunternate.com dengan judul Ungkap Kondisi Paru-parunya, Dokter Tirta: Kalau Kena Covid-19, Auto 'Mokad.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dr-tirta-sasar-anggota-dpr-ribka-tjiptaning-bilang-sok-pahlawan-tolak-vaksin-covid-19-videonya.jpg)