INILAH Nama-nama Atlet Bulu Tangkis Putri di PBSI, Ada Namanya Terseret di Kasus Edhy Prabowo

Debby Susanto membantah bahwa pada 2010 berada dalam peringkat seperti yang disebutkan Mantan Menteri KKP Edhy Prabowo.

Editor: AbdiTumanggor
Tribunnews/Irwan Rismawan
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo mengenakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2020). KPK resmi menahan Edhy Prabowo bersama enam orang lainnya terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam kasus dugaan menerima hadiah atau janji terkait perizinan tambak usaha dan/atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya. 

Jika merujuk pada keterangan Edhy Prabowo, bahwa sosok pebulutangkis putri tersebut perlu ditelaah. Karena nama-nama yang disebutkan bukan satu grup dalam Pelatnas di PBSI, tetapi berbeda grup. Satu inisial yang disebutkannya itu berada di grup ganda putri, sedangkan Debby Susanto di grup ganda campuran. Satu grup di ganda putri memang ada mirip dengan nama Debby. Apakah Edhy Prabowo salah pengucapan nama? Berikut daftar pemain pelatnas PBSI periode 2019. 

///

TRIBUN-MEDAN.COM - Mantan pebulu tangkis nasional Indonesia, Debby Susanto, membantah secara tegas pemberitaan bahwa dirinya telah menerima bantuan peralatan bulu tangkis dan disewakan satu unit apartemen dari Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI (KKP) Edhy Prabowo yang terjerat kasus dugaan suap ekspor benih lobster.

Bagi Debby Susanto, berbagai pemberitaan yang muncul tersebut telah menyudutkan dirinya dan membuat nama baiknya tercoreng.

"Saya tidak pernah kenal dan bertemu secara langsung dengan Bapak Edhy Prabowo. Saya saja baru tahu sosok dia ketika ramai kasus ekspor benih lobster kemarin," kata Debby Susanto dalam siaran pers yang dikutip dari BolaSport.com (Grup Tribun-Medan.com).

"Jadi, tidak benar bahwa saya telah menerima berbagai macam bantuan dan juga satu unit apartemen seperti yang diberitakan," ujar Debby menegaskan.

Selengkapnya video klarifikasi Debby melalui akun Instagram-nya.

Pada berita yang beredar, Debby disebut menerima bantuan sejak 2010 oleh Edhy Prabowo.

Bantuan yang diberikan berupa sejumlah uang untuk membeli peralatan olahraga dan juga disewakan satu unit apartemen di bilangan Kalibata, Jakarta Selatan.

"Tuduhan ini sangat tidak berdasar. Apa yang saya nikmati saat ini, murni dari hasil jerih payah saya sebagai atlet bulu tangkis. Saya masuk PBSI dan tinggal di asrama Pelatnas sejak 2008 hingga akhirnya saya mengundurkan diri pada 2019," tutur Debby.

"Bisa di cek sendiri. Kalau perlu silhkan tanya kepada Komala Dewi yang menjadi teman sekamar saya," ucap Debby.

Debby juga mengklarifikasi informasi yang menyebutkan dirinya menerima apartemen pada 2010.

Dilansir dari Kompas.com, Edhy Prabowo menyebutkan bahwa dia mengenal pebulu tangkis yang disebutnya sebagai "Debby" dan "Keysa" sejak 2010.

Saat itu, mereka dinilai memiliki potensi yang baik, berada di peringkat 96 dunia dan naik ke peringkat 27 dunia.

Akan tetapi, Debby Susanto membantah bahwa pada 2010 berada dalam peringkat seperti yang disebutkan Edhy Prabowo.

"Perlu ditekankan, pada tahun 2010 saya masih aktif sebagai atlet di PBSI sebagai pemain ganda campuran yang berpasangan dengan Muhammad Rizal dan saat itu kami masih menempati peringkat 20 dunia," ujar Debby.

"Pada tahun 2019 saya baru mengundurkan diri dari PBSI," kata dia.

Lebih lanjut, Debby menyebut adanya pemberitaan yang menyeret namanya merupakan bentuk pencemaran nama baik terhadap dirinya dan keluarganya.

"Saya sendiri belum tahu kenapa nama saya ikut terbawa dalam kasus ini. Sampai saat ini kami juga masih memastikan darimana sumber awal yang menyebutkan nama saya bisa terbawa," kata Debby.

"Selain tidak ada hubungannya saya dengan kasus ini, saya merasa ini sangat mengganggu privasi saya dan juga keluarga saya," tuturnya.

"Saya tidak pernah kenal, bahkan saya tidak pernah bertemu langsung dengan Bapak Edhy Prabowo," tegasnya.

Debby Susanto
Debby Susanto (KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Sebelumnya diberitakan, Edhy Prabowo membantah kedekatannya dengan dua orang pebulu tangkis putri, yang disebutnya sebagai Kesya dan Debby.

Edhy mengaku pengiriman uang kepada pebulu tangkis hanya untuk peralatan bulu tangkis.

Ia mengatakan, hal itu juga biasa dilakukan melalui asisten pribadinya, dan tidak ada maksud lain kecuali untuk kepentingan olahraga.

"Hanya saja, kalau ada dianggap mengirim uang ke sana itu kan saya sering beli kok, beli raket, beli kok badminton, beli alat-alat segala macamnya. Itu kan tinggal dilihat saja," kata Edhy Prabowo.

"Sekarang tinggal dibuktikan saja, yang jelas itu semua dilakukan dengan semangat olahraga, tidak ada urusan yang lain," ujar dia.

Kendati demikian, Edhy mengaku pada tahun 2010 dirinya pernah menyewakan unit apartemen untuk Keysa dan Debby.

"Katanya, saya memberikan apartemen, kalau Keysa sama Debby saya sudah sewakan apartemen di Kalibata City sudah lama sejak 2010 begitu saya kenal dia," kata Edhy.

"Tetapi sampai sekarang tidak ada hubungan khusus, bisa dibuktikan, tanya sendiri sama yang bersangkutan," ucap dia.

Edhy Prabowo juga mengaku, memiliki banyak teman yang berprofesi sebagai pebulu tangkis.

"Saya banyak dekat dengan pebulu tangkis, laki-laki maupun perempuan. Ya semuanya kami sama ratakan," kata Edhy dikutip dari Antara, Kamis (4/2/2021).

Edhy Prabowo dan istrinya Iis Rosyita Dewi, yang juga Anggota DPR RI.
Edhy Prabowo dan istrinya Iis Rosyita Dewi, yang juga Anggota DPR RI. (Instagram @iisedhyprabowo/tribunnewsmaker)

Dicecar KPK

Sebelumnya, KPK pernah mencecar saksi Amiril Mukminin selaku sekretaris pribadi Edhy perihal adanya arahan tersangka Edhy mengenai penggunaan uang untuk pembelian mobil dan juga sewa apartemen untuk pihak-pihak lain terkait izin ekspor benih lobster.

Adapun dalam kasus tersebut, KPK telah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus tersebut sebagai penerima suap.

Ketujuh tersangka tersebut yakni Edhy Prabowo, Staf Khusus Edhy sekaligus Wakil Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (Due Diligence) Safri (SAF), Staf Khusus Edhy Prabowo sekaligus Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (Due Diligence) Andreau Misanta Pribadi (AMP).

Kemudian ada juga Amiril Mukminin (AM) dari unsur swasta/sekretaris pribadi Edhy, pengurus PT Aero Citra Kargo (ACK) Siswadi (SWD), dan Ainul Faqih (AF) selaku staf istri Edhy.

Sedangkan tersangka pemberi suap, yakni Direktur PT Dua Putra Perkasa (DPP) Suharjito (SJT) yang telah rampung penyidikannya, dan akan segera disidang dalam perkara itu.

Edhy diduga menerima suap dari perusahaan-perusahaan yang mendapat penetapan izin ekspor benur menggunakan perusahaan "forwarder" dan ditampung dalam satu rekening hingga mencapai Rp9,8 miliar.

Selain itu, Edhy juga diduga menerima 100 ribu dolar AS dari Suharjito melalui Safri dan Amiril.

***

Berikut nama-nama Pebulutangkis Putra dan Putri Indonesia di Pelatnas PBSI

Dikutip dari Antara, dalam pemusatan latihan nasional 2019, Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) telah memanggil 98 atlet untuk berlatih di Cipayung, Jakarta Timur.

Dalam hal ini, PP PBSI membagi dua tingkatan atlet dalam pelatnas 2019, yaitu atlet-atlet utama dan atlet-atlet pratama.

Selain itu, PBSI juga menetapkan empat klasifikasi surat keputusan pelatnas bagi setiap atlet.

Empat klasifikasi itu adalah; atlet prioritas, atlet utama, atlet pratama, dan atlet magang.

Atlet-atlet yang mendapatkan surat keputusan sebagai atlet prioritas adalah atlet-atlet yang diproyeksikan untuk mengikuti Olimpiade Tokyo 2020.

Berikut daftar pemain pelatnas PBSI periode 2019 yang dikutip dari Antara:

*Tunggal Putra*

Pelatnas Utama
1. Anthony Sinisuka Ginting (PB SGS PLN Bandung) - SK Prioritas
2. Jonatan Christie (PB Tangkas Intiland) - SK Prioritas
3. Ihsan Maulana Mustofa (PB Djarum)
4. Chico Aura Dwi Wardoyo (PB Exist)
5. Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay (PB Djarum)
6. Shesar Hiren Rhustavito (PB Djarum)

Magang
1. Firman Abdul Kholik (PB Mutiara Cardinal Bandung)

Pelatnas Pratama
1. Syabda Perkasa Belawa (PB Djarum)
2. Yonathan Ramlie (PB Exist)
3. Christian Adinata (PB Tangkas Intiland)
4. Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu (PB Exist)
5. Karono (PB Jaya Raya)

Magang
1. Alberto Alvin Yulianto (PB Djarum)
2. Bobby Setiabudi (PB Djarum)
3. Iqbal Aji Tri Pamungkas (PB Exist)

*Tunggal Putri*

Pelatnas Utama
1. Gregoria Mariska Tunjung (PB Mutiara Cardinal Bandung) - SK Prioritas
2. Fitriani (PB Exist) - SK Prioritas
3. Ruselli Hartawan (PB Jaya Raya) - SK Prioritas
4. Aurum Oktavia Winata (PB Sarwendah)
5. Choirunnisa (PB Mutiara Cardinal Bandung)
6. Bening Sri Rahayu (PB Exist)

Pelatnas Pratama
1. Putri Kusuma Wardhani (PB Exist)
2. Stephanie Widjaja (PB Jaya Raya)
3. Yasnita Enggira Setyawan (PB Exist)

Magang
1. Alifia Intan Nurrokhim (PB Djarum)
2. Aisha Galuh Maheswari (PB Djarum)
3. Aisyah Sativa Fatetani (PB Djarum)

*Ganda Putra*

Pelatnas Utama
1. Kevin Sanjaya Sukamuljo (PB Djarum) - SK Prioritas
2. Marcus Fernaldi Gideon (PB Jaya Raya) - SK Prioritas
3. Fajar Alfian (PB SGS PLN Bandung) - SK Prioritas
4. Muhammad Rian Ardianto (PB Jaya Raya) - SK Prioritas
5. Hardianto (PB Mutiara Cardinal Bandung)
6. Berry Angriawan (PB Djarum)
7. Akbar Bintang Cahyono (PB Djarum)
8. Moh. Reza Pahlevi Isfahani (PB Jaya Raya)
9. Sabar Karyaman Gutama (PB Exist)
10. Frengky Wijaya Putra (PB Exist)
11. Ade Yusuf Santoso (PB Wima)

Pelatnas Pratama
1. Bagas Maulana (PB Djarum)
2. Mohammad Shohibul Fikri (PB SGS PLN Bandung)
3. Daniel Marthin (PB Djarum)
4. Leo Rolly Carnando (PB Djarum)
5. Ghifari Anandaffa Prihardika (PB Jaya Raya)
6. Pramudya Kusumawardana Riyanto (PB Djarum)
7. Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan (PB Exist)

Magang
1. Syahrizal Dafandi Arafixqli (PB Pratama)
2. Syahrozi Dafandi Arafixqli (PB Pratama)
3. Dwiki Rafian Restu (PB Djarum)
4. Bernardus Bagas Kusumawardhana (PB Djarum)

*Ganda Putri*

Pelatnas Utama
1. Greysia Polii (PB Jaya Raya) - SK Prioritas
2. Apriyani Rahayu (PB Jaya Raya) - SK Prioritas
3. Della Destiara Haris (PB Jaya Raya) - SK Prioritas
4. Rizki Amelia Pradipta (PB Jaya Raya) - SK Prioritas
5. Ni Ketut Mahadewi Istarani (PB Suryanaga) - SK Prioritas
6. Tania Oktaviani Kusumah (PB Djarum)
7. Yulfira Barkah (PB Mutiara Cardinal Bandung)
8. Jauza Fadhila Sugiarto (PB Jaya Raya)
9. Siti Fadia Silva Ramadhanti (PB Djarum)
10. Agatha Imanuela (PB Djarum)
11. Ribka Sugiarto (PB Djarum)
12. Febriana Dwipuji Kusuma (PB Djarum)
13. Virni Putri (PB Jaya Raya)
14. Vania Arianti Sukoco (PB Djarum)

Pelatnas Pratama
1. Nita Violina Marwah (PB Exist)
2. Putri Syaikah Ulima Hidayat (PB Exist)
3. Indah Cahya Sari Jamil (PB Djarum)

Magang
1. Melanni Mamahit (PB Exist)
2. Tryola Nadia (PB Jaya Raya)
3. Metya Inayah Cindiani (PB Djarum)
4. Amalia Cahaya Pratiwi (PB Mutiara Cardinal Bandung)
5. Rayhan Vania Salsabila (PB Mutiara Cardinal Bandung)
6. Febby Valencia Dwijayanti Gani (PB Djarum)

*Ganda Campuran*

Pelatnas Utama
1. Praveen Jordan (PB Djarum) - SK Prioritas
2. Melati Daeva Oktavianti (PB Djarum) - SK Prioritas
3. Hafiz Faizal (PB Jaya Raya) - SK Prioritas
4. Gloria Emanuelle Widjaja (PB Djarum) - SK Prioritas
5. Tontowi Ahmad (PB Djarum)
6. Liliyana Natsir (PB Djarum)
7. Debby Susanto (PB Djarum)
8. Winny Oktavina Kandow (PB Jaya Raya)
9. Ronald Alexander (PB Suryanaga)
10. Annisa Saufika (PB Djarum)
11. Alfian Eko Prasetya (PB Jaya Raya)
12. Marsheilla Gischa Islami (PB Djarum)
13. Rinov Rivaldy (PB Djarum)
14. Pitha Haningtyas Mentari (PB Jaya Raya)

Pelatnas Pratama
1. Rehan Naufal Kusharjanto (PB Djarum)
2. Mychelle Crhystine Bandaso (PB Djarum)
3. Andika Ramadiansyah (PB Djarum)
4. Bunga Fitriani Romadhini (PB Mutiara Cardinal Bandung)
5. Renaldi Samosir (PB Tangkas Intiland)
6. Hediana Julimarbela (PB Exist)
7. Angelica Wiratama (PB Exist)
8. Lisa Ayu Kusumawati (PB Djarum)

Magang
1. Zachariah Josiahno Sumanti (PB Exist)
2. Adnan Maulana (PB Jaya Raya)
3. Andre Timotius Tololiu (PB Jaya Raya)
4. Dinda Dwi Cahyaning (PB Jaya Raya)

( */Tribun-medan.com / Kompas.com / Bolasport.com )

Tautan Artikel Kompas.com:Edhy Prabowo Jelaskan soal Sewa Apartemen untuk Dua Pebulu Tangkis Putri  Dan Berjudul: Tak Kenal Edhy Prabowo, Pebulu Tangkis Debby Susanto Bantah Disebut Terima Apartemen

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved