News Video

JAWABAN Kombes Hadi Wahyudi Soal Kemungkinan Bertambahnya Polisi yang Dicopot karena Laga Futsal

Dua perwira polisi dicopot dari jabatannya karena terlibat Fun Futsal Cup 2021 yang langgar protokol kesehatan di Kota Medan

TRIBUN-MEDAN.COM - Dua perwira polisi dicopot dari jabatannya karena terlibat pertandingan futsal yang langgar protokol kesehatan di Kota Medan.

Keduanya adalah Kapolsek Percut Seituan AKP Ricky Pripurna Atmaja dan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu M Ainul Yaqin.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi menyebutkan bahwa pencopotan Kapolsek disebabkan lalai dan tidak dapat mendeteksi dini kegiatan penyelenggaraan Fun Futsal Cup 2021 yang menyalahi protokol kesehatan.

"Yang diberikan sanksi pertama adalah Kapolsek Percut karena diduga Kapolsek Percut ini lalai kemudian dia tidak mengetahui secara detail ataupun deteksi dini yang dilakukannya sangat lemah," tuturnya, Kamis (4/2/2021) di Polda Sumut.

Ia membeberkan dicopotnya Kanit Polsek Medan Kota karena ikut dalam perhelatan futsal tersebut meski secara pribadi berpartisipasi.

"Kemudian salah satu kanit di Polsek Medan Kota karena diduga yang bersangkutan walaupun secara pribadi ikut di dalam kegiatan tersebut. Tetapi karena dia anggota Polri semestinya memberi contoh dan panutan terutama di masa pendemi untuk memberikan edukasi," tegasnya.

Hadi menegaskan bahwa Polda Sumut tidak memberikan izin keramaian di masa pendemi Covid-19.

Ditanya keterlibatan oknum polisi lain dalam turnamen futsal ini, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengaku ada beberapa personel diperiksa Propam karena nama dicatut penyelenggara acara.

"Masih terus mendalami karena ada nama anggota yang dicatut untuk meminta izin ke pihak Dispora oleh panita penyelenggara acara," jelasnya.

Lantas apa ada polisi yang dicopot lagi?

"Kita lihat nanti, oke," pungkasnya.

(vic/tribunmedan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved