UFC
McGregor Banyak Cakap dan Alasan Kalah dari Poirier, Dihajar Kritik dan Dianggap Lemah
McGregor mendapat kritik dari mantan bintang UFC, Chael Sonnen, setelah mengatakan alasannya kalah lantaran ketidakaktivannya.
TRIBUN-MEDAN.com - Petarung asal Irlandia, Conor McGregor, dihajar kritik seusai tumbang dari Dustin Poirier pada UFC 257, Minggu 924/1/2021) kemarin.
McGregor kemudian mendapat kritik dari mantan bintang UFC, Chael Sonnen, setelah mengatakan alasannya kalah lantaran ketidakaktivannya.
Saat berduel dengan Dustin Poirier pada UFC 257 di Pulau Yas, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Minggu (24/1/2021), Conor McGregor tumbang ketika ronde kedua berjalan dua menit 34 detik.
Conor McGregor tak berdaya setelah menerima tendangan dan pukulan bertubi-tubi dari Dustin Poirier.
Dia pun dinyatakan kalah lewat technical knockout (TKO) setelah tersungkur di atas oktagon.
Bagi McGregor, ini adalah pertarungan pertama sejak Januari 2020. Dia sempat absen 12 bulan setelah menang atas Donald Cerrone pada UFC 246.
Seusai takluk dari Poirier, McGregor pun menggunakan periode ketidakaktivan itu sebagai alasan.
Baca juga: Hasil UFC 257 - Dustin Poirier Sukses Balaskan Dendam, McGregor Kalah Ronde Kedua
"Anda tahu, sulit untuk mengatasi ketidakaktivan dalam jangka waktu yang lama, tendangan Dustin bagus, kaki saya seperti mati," kata McGregor, dikutip dari Express.
"Saya hanya tidak senyaman biasanya. Ini soal ketidakaktivan dan hanya itu. Dustin adalah seorang pejuang," ujar McGregor.
"Tentu saja, saya butuh aktivitas, kawan. Anda tidak boleh lepas dari keaktivan dalam bisnis ini dan begitulah adanya," tutur McGregor menjelaskan.
McGregor kemudian mendapat kritik dari mantan bintang UFC, Chael Sonnen, setelah mengutarakan alasan tersebut.
Baca juga: Usai Dipecat Chelsea, Frank Lampard Kirim Pesan Menohok, Dua Pelatih Miskin Gelar
Chael Sonnen menilai, ketidakaktivan bukan penyebab utama kekalahan McGregor.
"Conor menyatakan bahwa alasan dia kalah adalah ketidakaktivan. Saya menerima, tetapi tidak percaya itu adalah alasan," ucap Chael Sonnen, dikutip dari Mirror.
"Bentuk Conor yang kami lihat saat menghadapi Dustin adalah bentuk terburuk yang pernah saya lihat," imbuh Chael Sonnen.
Di mata Chael Sonnen, McGregor tampak lemah saat berduel dengan Poirier.
Baca juga: Prediksi Inter Milan Vs AC Milan, Calhanoglu Absen, Nerazzurri Berpeluang Nambah Luka Rossoneri
"Dia sedang tidak fit, dia lambat, dia lemah, dan dia juga terlihat kurus," kata Chael Sonnen.
"Saya akui, terakhir kali dia bertarung, berat badannya naik, tetapi dia tampak kurus dan lemah menurut standarnya," tutur Chael menjelaskan.
Sejauh ini, McGregor sudah tiga kali menelan kekalahan di pentas UFC.
Sebelum Poirier, petarung berjulukan The Notorious itu pernah takluk di hadapan Nate Diaz (2016) dan Khabib Nurmagomedov (2018).
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Usai Takluk dari Poirier, Conor McGregor Dihajar Kritik dan Dianggap Lemah "
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mcgregor-terkapar-kalah-dari-poirier.jpg)