Liga Spanyol

Resmi, Barcelona Harus Kehilangan Lionel Messi 2 Pertandingan

Lionel Messi, resmi mendapatkan hukuman larangan tampil dua laga setelah kedapatan memukul pemain Athletic Bilbao. 

Tayang:
AFP/MANU FERNANDEZ
Reaksi mega bintang Barcelona, Lionel Messi, pada laga kontra perempat final Liga Champions kontra Bayern Muenchen di Estadio Da Luz, Lisbon, pada Sabtu (15/8/2020) dini hari WIB. 

TRIBUN-MEDAN.com - Barcelona harus kehilangan bintangnya Lionel Messi dalam dua pertandingan beruntun.

Megabintang Barcelona, Lionel Messi, resmi mendapatkan hukuman larangan tampil dua laga setelah kedapatan memukul pemain Athletic Bilbao. 

Pada final Piala Super Spanyol, Minggu (17/1/2021) lalu, Lionel Messi menjadi sorotan saat berduel Athletic Bilbao.

Selain gagal membawa timnya meraih gelar pertama di musim ini karena takluk dengan skor 2-3, Lionel Messi juga melakukan tindakan indisipliner dengan memukul pemain lawan. 

Megabintang asal Argentina itu terpaksa harus diusir oleh wasit Jesus Gil Manzano karena  melayangkan lengannya ke arah pemain Bilbao, Asier Villalibre.

Baca juga: Memilih AC Milan, Mario Mandzukic Bertekad Jadi Monster Kedua setelah Ibrahimovic

Tindakan Messi tersebut membuatnya menerima kartu merah dan harus meninggalkan lapangan pada menit ke-120. 

Akibat kejadian tersebut, Messi terancam hukuman larangan tampil dalam 4 hingga 12 laga. 

Dikutip dari Daily Mail, sanksi itu bisa diberikan kepada Messi jika dia terbukti melakukan pelanggaran tersebut dengan 'agresif'

Namun, pejabat pertandingan dan Komite Disiplin Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) telah memutuskan bahwa Messi tak harus menjalani skorsing lama karena tindakannya. 

Dikutip BolaSport.com dari Goal International, mereka telah memutuskan  pada Selasa (19/1/2021) waktu setempat bahwa tidak ada agresi di pihak Messi, yang berarti hukuman standar akan diterapkan.

Baca juga: David Alaba Gabung Real Madrid, Pelatih Muenchen Hanya Bisa Pasrah Jika Ditinggal Bek Andalannya

Presiden RFEF, Carmen Perez, yang diberi tanggung jawab tunggal untuk mengeluarkan keputusan tentang Messi, mempertimbangkan beberapa faktor ketika memutuskan larangan untuk pemain Argentina itu.

Hal terpenting adalah bahwa wasit Jesus Gil Manzano tidak menyebut tindakan Messi sebagai perilaku kekerasan. 

Peraih enam Ballon d'Or itu dinilai memukul lawan dengan kekuatan yang berlebihan.

Barca juga mengirim rekaman video untuk mengeklaim bahwa itu bukan tindakan kekerasan, tetapi Messi mendorong Asier Villalibre alih-alih memukul wajahnya.

Setelah mendengarkan argumen yang diajukan oleh Barca dan mempertimbangkan beberapa hal, Perez memutuskan bahwa hukuman dua pertandingan di tribun sudah cukup bagi Messi.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved