Survei Indo Barometer: Gibran Diprediksi Menang di Solo, di Medan Begini Peluang Bobby Nasution

Survei Indo Barometer: Gibran Diprediksi Menang di Solo, di Medan Begini Peluang Bobby Nasution

Editor: Tariden Turnip
tribun medan/fatah
Survei Indo Barometer: Gibran Diprediksi Menang di Solo, di Medan Begini Peluang Bobby Nasution. M Qodari memaparkan survei Pilgub Sumut,di Hotel Santika Medan, Selasa (12/6/2018) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Survei Indo Barometer: Gibran Diprediksi Menang di Solo, di Medan Begini Peluang Bobby Nasution

Lembaga survei Indo Barometer mengeluarkan rilis survei terkait Pilkada di 3 kota yakni Surakarta, Medan, dan Tangerang Selatan secara terpisah.

Periode survei Surakarta dilakukan pada 20-25 November 2020, Kota Medan 20-24 November 2020, dan kota Tangerang Selatan pada 20-25 November 2020.

Survei dilakukan untuk memotret peta politik dinasti politik Pilkada 2020.

Pilkada Kota Surakarta diikuti Gibran Rakabuming Raka selaku anak Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Di Kota Medan terdapat Bobby Afif Nasution yang merupakan menantu Presiden.

Sementara, di Tangerang Selatan, ada 'paket komplit' yang meramaikan pertarungan pilkada, ada Siti Nur Azizah anak Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Rahayu Saraswati keponakan Prabowo Subianto, dan Pilar Saga Ikhsan anak Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah yang juga masih termasuk keponakan Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany.

Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari menilai, meskipun dinasti politik menuai pro dan kontra, namun dalam survei disebutkan mayoritas masyarakat menerima politik dinasti sebagai sebuah kewajaran dengan alasan tertinggi merupakan hak setiap warga negara.

“Di Solo dari 98,9 persen yang tahu Gibran anak Jokowi maju Calon Walikota Solo, sebanyak 87,6 persen menyatakan dapat menerima dan 4,8 persen tidak dapat menerima,” kata M Qodari saat rilis survei, Senin (7/12/2020).

Sama dengan Surakarta, Qodari mengatakan dalam Pilkada Kota Medan dari 95,5 persen yang mengetahui Bobby Nasution menantu Joko Widodo maju calon Walikota Medan, sebanyak 79,3 persen dapat menerima pencalonannya.

Serta yang tidak merima hanya 2,9 persen.

“Alasan 4 terbesar karena setiap WNI punya hak yang sama 26,1 persen, ingin ada perubahan 8,9 persen, pintar atau intelektual 8,6 persen dan putra daerah 8,3 persen,” ungkapnya.

Begitupun dengan yang terjadi di Kota Tangerang Selatan, dari yang mengetahui majunya Siti Nur Azizah, Rahayu Saraswati dan Pilar Saga Ikhsan maju dalam kontestasi pilkada, sebagian besar masyarakat menjawab dapat menerima.

Namun, ada perbedaan dinamika di antara 3 kota tersebut, melihat dari elektabilitas dari para calon kepada daerah itu, Qodari mengatakan jika di Surakarta, Gibran diprediksi menang mudah.

Di Medan, Bobby Nasution juga berpeluang menang dengan catatan harus kerja keras.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved