4 Hari Jelang Pilkada Kota Medan

Jika Menjabat, Pasangan Akhyar-Salman Sebut akan Terima Kritikan

Akhyar-Salman berjanji tidak akan mengkriminalisasi pihak-pihak yang melayangkan kritik kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

TRIBUN MEDAN/HO
PASANGAN Akhyar-Salman saat tampil di debat kandidat ketiga Pilkada Medan, Sabtu (5/12/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - KPUD Kota Medan menggelar debat kandidat ketiga di Grand City Hall Medan, Sabtu (5/12/2020). Debat ini juga sekaligus menandakan berakhirnya masa kampanye kandidat Pilkada Medan 2020.

Pada sesi menjawab pertanyaan panelis mengenai radikalisme, pasangan calon (paslon) nomor urut satu Akhyar-Salman berjanji tidak akan mengkriminalisasi pihak-pihak yang melayangkan kritik kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

"Soal kritik, kami tidak akan melakukan kriminalisasi, karena itu auto kritik. Itu akan kami lakukan apabila diberikan kepercayaan memimpin Medan," ujar Salman.

Salman mengatakan, radikalisme yang terjadi saat ini tidak ada kaitannya dengan agama dan etnis manapun.

Baca juga: Bobby Nasution Ajak Doakan Korban Banjir Sebelum Paparkan Visi Misi di Debat

"Kita akan menerima lapang dada. Penggunaan media sosial harus mendapatkan kontrol, kita sangat mendukung dan apresiasi, yang tidak standar ganda penegakan hukum, ini penyelesaian masalah radikalisme," ujarnya.

Akhyar Nasution mengatakan pihaknya akan melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pengunaan internet dan media sosial dengan baik.

"Kemajuan teknologi memang tidak bisa kita hindari, salah satunya internet.  Media sosial berkembang dengan pesat. Kemajuan teknologi ada dua sisi yaitu negatif dan positif. Radikal ini kalau tidak dikontrol akan membahayakan NKRI. Ke depan kita akan kembangkan bagaimana menggunakan internet secara positif," katanya. (yui/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved