BARU SAJA Gempa Guncang Maluku 5,5 Magnitudo, Sebelumnya Gempa di Banda Aceh

BMKG) menyebut, pusat gempa berada 70 kilometer timur laut Maluku Barat Daya. Sebelumnya, pagi tadi gempa mengguncang Banda Aceh

Editor: Salomo Tarigan
ntnews.co.au
ilustrasi gempa 

TRIBUN-MEDAN.com - BARU SAJA Gempa Guncang Maluku 5,5 Magnitudo, Sebelumnya Gempa di Banda Aceh 

Gempa berkekuatan 5,5 magnitudo mengguncang Maluku Barat Daya dan sekitarnya pada Sabtu (5/12/2020) 15.08 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) menyebut, pusat gempa berada 70 kilometer timur laut Maluku Barat Daya.  

Baca juga: INILAH Daftar 10 Calon Kepala Daerah Terkaya Tercatat di LHKPN KPK, Harta Kekayaan Terbanyak

Pusat gempa berkedalaman 10 kilometer.

Baca juga: OTT KPK Hari Ini, Pejabat Diciduk KPK terkait Dana Bansos| Firli Bocorkan Pejabat Kementrian Sosial

Meski pusat gempa berada lepas pantainya, BMKG menyatakan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.

Hingga kini belum ada laporan kerusakan atau korban yang jatuh akibat gempa.

Baca juga: JAWABAN Susi Pudjiastuti Luar Biasa Setelah Dibilang Keliru oleh Adik Prabowo Hashim soal Lobster

LOKASI GEMPA Banda Aceh  

 Sebelumnya, telah terjadi gempa yang mengguncang wilayah Banda Aceh Pagi tadi pada pukul 03.09 WIB.

Gempa bumi tektonik bermagnitudo M 5,0 mengguncang wilayah Banda Aceh.

Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 4,9.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, ST Dipl Seis MSc dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa episenter gempa bumi ini terletak pada koordinat 5.18 LU dan 94.36 BT.

Lokasi tepatnya berada di laut pada jarak 165 km arah Barat Daya Banda Aceh, Aceh pada kedalaman 13 kilometer.

Baca juga: 6 Fakta Seputar Sesar Garsela, Pemicu Gempa Bandung dan Garut Semalam

Rahmat mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya akvitas subduksi.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik dengan kombinasi geser (oblique-thrust)," kata dia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved