Saluran Air Amblas, Tiga Lokasi Persawahan di Habinsaran Terancam Gagal Tanam
Akibat longsor, air yang sebelumnya mengalir lancar ke lahan persawahan kini terhambat.
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/MAURITS
KONDISI tali air sepanjang 30 meter terputus akibat longsor, Senin (30/11/2020).
"Kalau dipaksakan ini malah membuat rugi. Sebagian di sini sedang panen. Tapi, ada juga yang sudah membibitkan padi atau membuat penyemaian. Kalau kita lihat kondisi saat ini, enggak yakinlah kita mau menanam padi. Tempat penyemaian pun sudah mulai kering dan retak-retak," ujar Jonri Pane (43), seorang petani sekaligus menangani pengairan di kawasan tersebut, Senin (30/11/2020).
Selain Jonri Pane, Ishak Simanjuntak (55) juga menuturkan, pihaknya akan mencari tanaman lain untuk pengganti padi manakala penanganan longsor belum terjadi.
"Kalau begitu, kita pasti cari tanaman lainlah, mungkin jadinya ke jagung atau kacang," pungkasnya. (cr3/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/tali-air-putus.jpg)