Bus Trans Metro Deli Akan Bebas Traffic Light, Kepala Operasional: Kita Kerja Keras Untuk Prosesnya

Beroperasi sejak 16 November lalu, antusias masyarakat begitu tinggi untuk menaiki bus yang khas warna hijau ini. 

Tribun-Medan.com/Rechtin Hani Ritonga
BUS Trans Metro Deli saat menepi di tepi Jalan Putri Hijau, dekat tugu nol kilometer Medan, Selasa (17/11/2020). 

Tribun-Medan.com, Medan - Bus Trans Metro Deli digadang menjadi bus modern kota Medan dengan sistem pembayaran lewat e-money.

Beroperasi sejak 16 November lalu, antusias masyarakat begitu tinggi untuk menaiki bus yang khas warna hijau ini. 

Selain itu, sesuai dengan misi untuk mengurangi kemacetan, direncanakan bus Trans Metro Deli ini akan menerapkan sistem bebas Lampu Merah.

Saat dikonfirmasi ke Kepala Bagian Operasional Bus Trans Metro Deli, Jimmy Petrus Tamba membenarkan bahwa Bus Trans Metro Deli akan direncanakan untuk penerapan 

"Iya benar, rencananya memang seperti itu. Tapi banyak proses yang harus kita lalui. Kita juga harus bekerja keras untuk memperbaiki sistem karena di bus kita ini sudah dilengkapi dengan IT. Jadi kita harus berusaha untuk berkoordinasi dengan pihak-pihak tertentu," ungkap Jimmy kepada Tribun-Medan.com, Sabtu (28/11/2020).

Baca juga: 5.000 Kartu E-Money Dibagikan untuk Penumpang Trans Metro Deli

Jimmy kemudian menggambarkan sistem bus yang akan direncanakan bebas Lampu Lalu Lintas. Ia menuturkan bahwa teknologi di dalam bus akan membuat lampu merah akan otomatis berubah hijau.

Namun begitu, melihat kepadatan kendaraan di kota Medan, Jimmy mengakui tim harus bekerja keras untuk merancangnya.

"Pada intinya saat bus kita mau melintasi lampu merah akan berubah hijau. Jadi bus kita tidak berhenti lama-lama di lampu merah. Tapi melihat kepadatan jalan di kota Medan itu harus dipikirkan lagi. 

Contohnya bus kita kalau di belakang dan lampu merah masih jauh di depan, inilah yang harus kita pikirkan lagi. Kita lagi bekerja keras untuk proses menyiapkan itu. Mudah-mudahan dapat solusinya," ujarnya.

Jimmy sendiri belum dapat memastikan kapan sistem tersebut akan diterapkan. Namun, ia berharap agar masyarakat turut mendukung program ini untuk mengatasi kemacetan perkotaan.

"Kehadiran bus Trans Metro Deli ini adalah pelayanan. Ini juga untuk mengurai kemacetan, kita mengajak masyarakat untuk menghindari kemacetan dengan mengajak meninggalkan kendaraan pribadi. Karena ini program pemerintah, mari sama-sama kita dukung. Untuk kapan terealisasinya akan segera kita kabari," pungkas Jimmy.(cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved