News Video
VIRAL Ular Piton Sepanjang 5 Meter Ditangkap Warga di Sawah, Sempat Mau di Tusuk Benda Tajam
Seekor ular piton besar sepanjang 5 meter muncul di area lahan warga di Lagan Gadang, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan.
Penulis: M.Andimaz Kahfi | Editor: M.Andimaz Kahfi
VIRAL Ular Piton Sepanjang 5 Meter Ditangkap Warga di Sawah, Sempat Mau di Tusuk Benda Tajam
TRIBUN-MEDAN.com - Seekor ular piton besar sepanjang 5 meter muncul di area lahan warga di Lagan Gadang, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, Kamis (26/11/2020).
Penampakan ular piton, terekam dalam video amatir durasi 1 menit 19 detik.
Dalam video sejumlah pria tampak sibuk mendekati hewan melata itu untuk menangkapnya.
Ular yang muncul di area persawahan membuat geger warga setempat.
Perekam video tampak berulangkali tertawa geli melihat ular tersebut.
Tak lama berselang, kepala dan buntut ular sudah terikat tali.
"Viral, viral," kata salah seorang pria.
Tiba-tiba ada seorang warga yang coba ingin menusuk ular menggunakan benda tajam.
Namun, langkahnya langsung dihentikan beberapa bapak-bapak.
"Eh jangan, jangan," ujarnya.
Setelah ular piton berhasil diamankan, ular dibawa ke daerah lebih kering dan coba diangkat sejumlah pria.
Kepala ular terlihat sudah ditutupi oleh kain.
Mengetahui adanya seekor ular yang ditangkap, warga lalu berkerumun untuk melihat ular itu.
Tak sedikit warga yang coba mengabadikan momen langka tersebut menggunakan kamera smartphone.
VIRAL Ular Piton Mangsa 3 Ekor Kambing Milik Warga yang Sedang Berada di Dalam Kandang
Viral sebuah video yang memperlihatkan seekor ular piton memangsa 3 ekor kambing milik warga, Jumat (13/11/2020).
Peristiwa ini tepatnya terjadi di Desa Bagendang Permai, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Informasi yang dihimpun, 3 ekor kambing menjadi santapan ular tersebut.
Bahkan, terlihat satu ekor kambing sudah habis ditelan ular.
Sedangkan 2 ekor mati belum sempat ditelan dan masih berada di dekat ular.
"Satu ekor sudah ditelan, sedangkan dua ekornya mati karena dililit ular," kata Islamiah yang memelihara kambing tersebut.
"Tetapi tidak sempat ditelan," sambungnya.
Dijelaskan bahwa ular berbadan besar itu melakukan aksi memakan kambing pada malam hari.
Islamiah baru mengetahui peristiwa itu pada pagi hari saat mau memberikan makanan ke kandang.
Ia kaget bukan kepalang saat melihat dua ekor kambingnya tergeletak dengan luka di bagian kepala.
Namun, hal yang membuat Islamiah kaget sekaligus takut adalah saat melihat ada seekor ulah piton besar di kandang.
Melihat itu, Islamiah refleks berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.
Beberapa warga yang mendengar teriakan Islamiah langsung mendekati sumber suara dan memberanikan diri untuk menangkap ular.
Namun ternayat menangkap ular piton tidak semudah yang dibayangkan.
Karena ular memberikan perlawanan saat akan ditangkap.
"Ada sekitar 30 menit untuk menangkap ularnya.
Barulah ular diikat kepalanya," bebernya.
Panjang ular diperkirakan sekitar 6 meter.
Ular yang memiliki ukuran badan sangat besar setelah memakan seekor kambing itu langsung dibawa seseorang ke Sampit.
"Jadi seekor kambing ada diminta seseorang. Sedangkan satu lagi kambing yang mati sudah dikubur," jelasnya.
ULAR PITON Masuk Rumah Warga Saat Pemilik ke Gereja, Bersembunyi di Atas Mesin AC
Warga dihebohkan kehadiran seekor ular piton di rumah Henry Fernando Pinem di Jalan Bunga Sedap Malam VIII No 29, Medan, Minggu (22/11/2020).
Henry Pinem mengatakan, ular piton tersebut datang ke rumahnya ketika dia sedang kebaktian di Gereja.
"Aku pas kebaktian di gereja," tutur Henry Pinem.
Pertama sekali ular tersebut kata Henry disaksikan anak-anak yang sedang bermain di sekitar rumahnya dan memancing reaksi para tetangga.
Mendengar kabar tersebut Henry pun langsung menghubungi Damkar Kota Medan.
Henry berujar panjang ular kurang lebih 3 meter.
Dia beranggapan ular itu sudah cukup membahayakan bagi anak-anak.
Menurut Henry ular datang dari arah semak-semak di deoan rumahnya.
"Di situ ada semak-semak depan rumah, ladang-ladang dan bambu-bambu,"jawab Henry.
Sejauh ini, sesuai pengakuan Henry memang belum ada warga yang heboh kehilangan ternak yang mungkin dimangsa ular tersebut.
"Selama ini belum tahu apakah ada ternak yang hilang dimangsa.
Paling tikus karena sudah mulai enggak nampak tikus, ada juga untungnya," sebut Henry.
Setelah melewati proses evakuasi, akhirnya Tim Damkar berhasil membawa ular tersebut sekitar Pukul 10.00 dari kediamannya.
"Dari rumah dibawa pukul 10.00 WIB oleh tim Damkar.
Karena kan kalau dibunuh sayang, makanya saya telepon Damkar biar bisa dievakuasi," terang Henry.
Saat ditemukan ular berjenis piton terlihat melilit diatas mesin AC di sebelah dinding luar rumah Henry.
Lalu kepala ular itu tampak mulai mencari jalan masuk ke rumah melalui celah lubang angin.
Tim Damkar pun dengan sigap mengevakuasi meski berbau tak sedap.
Apalagi ketika dievakuasi, ular tersebut mengeluarkan cairan dari lubang anus yang cukup bau bagi Tim Evakusi.
(mak/tribun-medan.com)