12 Hari Jelang Pilkada Kota Medan
Bobby Nasution Kaget Ada Warga Medan Hidup Berdampingan dengan Kubangan Hampir 5 Tahun
Calon Wali Kota Medan nomor urut dua Bobby Nasution kaget saat mengetahui fakta warga Jalan Panglima Denai, hidup dekat kubangan selama lima tahun.
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Juang Naibaho
"Saya janji, kalau amanah menjadi wali kota dipercayakan kepada saya, begitu saya dilantik kawasan ini akan jadi prioritas untuk dibenahi," tegas menantu Presiden Joko Widodo tersebut.
Sementara itu Ketum Re-Born Suwarno, mengungkapkan kondisi lingkungan yang berkubangan tersebut didapati ketika Re-Born mengadakan fogging di kawasan tersebut, Rabu (25/11/2020).
Masih dikatakan Suwarno, beberapa warga menyebut kubangan itu tak pernah kering selama kurang lebih 5 tahun. Bila kondisi ini terus dibiarkan, tentunya akan berdampak pada kesehatan masyarakat, terlebih penyakit kulit.
"Kubangan seperi ini membuat risiko berkembangnya penyakit. Mulai dari penyakit kulit, pernapasan hingga DBD," ujar Suwarno didampingi Bendahara Umum Re-Born M Harahap, Kordinator Wilayah Abu Bakar Nasution, Wakil Sekretaris Umum Siswarno, Ketua DPC Re-Born Medan Amplas Haris dan jajaran pengurus Re-Born lainnya.
Suwarno melanjutkan warga di Gg Tempirai sampai urunan untuk membangun paret supaya air bisa mengalir hingga menimbun jalan. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Agar kondisi seperti ini bisa dibenahi, lanjut Suwarno, ia mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih pada 9 Desember mendatang.
"Jangan golput, mari datang ke TPS. Coblos nomor 2 supaya pembenahan di Medan bisa dilakukan agar berkah kotanya dan sejahtera warganya," pungkas Suwarno.
Jalan Ditutup Gara-gara Sampah
Di tempat terpisah, Bobby Nasution juga menampung keluhan warga di Jalan Masjid Pukat 5, Kelurahan Bantan Timur, Medan Tembung.
Usai menunaikan salat Jumat di Masjid Al Ishlah di Jalan Masjid Pukat 5, warga mengeluhkan gara-gara sampah, ada jalan ditutup di Gang Rambutan yang tak jauh dari masjid tersebut.
Mengetahui hal itu, Bobby Nasution ditemani warga dan relawan Dunsanak, berjalan kaki ke lokasi yang disebutkan oleh warga.
Di situ, calon Wali Kota Medan nomor urut 2 ini melihat, jalan dalam gang ditutup dengan membentangkan seng disangga kayu.
Di sana juga, tampak sampah menumpuk dan mengeluarkan aroma tak sedap. Lalat terlihat beterbangan di sekitar lokasi.
Ustaz Affan Sihite, tokoh agama dan masyarakat sekitar menuturkan, jalan di gang tersebut ditutup sejak tiga bulan terakhir.
"Kita tidak tahu pasti siapa yang menutup jalan ini. Cuma informasinya jalan ini ditutup karena warga atau pengendara motor sengaja melintas di situ hanya untuk membuang sampah," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bobby-nasution-blusukan-ke-jalan-panglima-denai-medan-amplas.jpg)