Perjalanan Karier Maradona, Pahlawan Argentina Kurang Bakat Melatih, Sang Juru Selamat Kota Naples
Lantas, Diego Maradona yang berperan besar dengan gol dan aksi-aksi yahudnya semakin dikultuskan oleh masyarakat Italia, terkhusus orang Naples.
Ayahnya hanya seorang pekerja pabrik yang menghidupi delapan anak dan satu istri.
Karena kesulitan ekonomi, keluarga awalnya menginginkan Dieg Maradona menjadi profesional akuntan daripada pesepakbola.
Namun, kecintaan Diego Maradona kecil pada sepak bola akhirnya membuat orang tua luluh.
Bakat alami Diego Maradona kecil mulai mekar walau hanya bermain di tim level kampung Estrella Roja.
Pada usia ke-12, ketika menjadi ballboy bagi klub Argentinos Juniors, Diego Maradona mencuri perhatian dengan memamerkan skill olah bola pada jeda pertandingan.
Baca juga: Legenda Sepakbola Diego Maradona Meninggal Dunia
Awal Karier
Tumbuh dan kembang di akademi Argentinos Juniors.
Debut profesional Maradona dilakoni saat usianya belum 16 tahun melawan Talleres de Cordoba pada 1976.
Kemampuan Diego Maradona melesat tajam.
Selama lima tahun bermain untuk Argentinos Juniors, dia mencetak 115 gol dari 167 laga.
Lalu, Diego Maradona pindah ke klub yang lebih besar yakni Boca Juniors.
Sebenarnya, Diego Maradona punya kesempatan untuk bermain di klub rival yakni River Plate.
Namun, Diego Maradona menolak dan tetap memilih Boca Juniors karena kecintaan klub tersebut merupakan impiannya.
Tahun 1981, Diego Maradona mulai bermain untuk Boca Juniors dan sanggup menghantarkan klub berjuluk Los Xeneizes itu juara Liga Argentina.
Namun, meski peran penting dengan mencetak banyak gol, Diego Maradona lantas pindah karena berkonflik dengan pelatih Boca Juniors saat itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/legenda-argentina-maradona-meninggal.jpg)