Berita Foto: Tarian Etnik Masih Eksis untuk Membangun Sektor Pariwisata di Sumatera Utara
Salah satu keunikan pariwisata yang membuat Sumatera Utara menarik adalah kesenian dan budaya etnik-etnik unik.
Penulis: M Daniel Effendi Siregar | Editor: M Daniel Effendi Siregar
TRIBUN-MEDAN.COM - Sejumlah penari melakukan latihan gerakan tari Melayu, Madailing dan Batak Toba dengan latar belakang Istana Maimun, Medan, Rabu (25/11/2020).
Latihan tari daerah Sumatera Utara tersebut digelar untuk melestarikan kesenian daerah, yang diadakan dengan menerapkan protokol kesehatan dan pembatasan jumlah penari.
Kesenian merupakan potensi membangun sektor pariwisata. Salah satu keunikan pariwisata yang membuat Sumatera Utara menarik adalah kesenian dan budaya etnik-etnik unik. Di tengah pandemi, para penari mengikuti protokol kesehatan dangan menjaga jarak dan pembatasan jumlah penari.
Pemerintah berharap dapat terus melestarikan pertunjukan seni budaya untuk menunjang sektor pariwisata. Yang nyatanya tarian-tarian etnik mendapat antusias yang tinggi dari wisatawan.
Adapun tarian dan baju etnik yang akan ditampilkan tersebut yakni dari Melayu, Karo, Batak, Mandailing, Nias dan lainya. Pertunjukkan ini dilakukan guna melestarikan kesenian daerah khususnya di Sumatera Utara. (sir/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/25112020_latihan_tari_danil_siregar-4.jpg)