Alami Depresi Pasca Melahirkan, Ibu Muda Masukkan Bayi ke Dalam Ember Air hingga Tewas

Bayi laki-laki usia 9 bulan ditenggelamkan ke dalam ember berisi air hingga tewas oleh ibunya sendiri. Wanita itu dilaporkan mengalami depresi

Freepik
ilustrasi depresi pascamelahirkan atau postpartum depression 

TRIBUN-MEDAN.com - Bayi laki-laki usia 9 bulan ditenggelamkan ibunya sendiri ke dalam ember berisi air hingga tewas.

Dari pemeriksaan diduga ibunya inisial T yang berusia 24 tahun itu mengalami depresi pasca melahirkan atau postpartum depression.

Melansir eva.vn, insiden memilukan ini terjadi pada Rabu (18/11/2020) pagi hari di Vietnam.

Menurut laporan, bayi 9 bulan itu diduga tak mau tidur.

Hal ini memicu kemarahan dari ibunya.

bayi menangis akibat pemadaman listrik
bayi menangis (hellosehat.com)

Baca juga: Kisah Pilu Janda Muda, Namnya Devi, Disiksa, Hidung dan Lidahnya Dipotong Setelah Tolak Lamaran Pria

Tanpa berpikir panjang, wanita itu pergi membawa putranya ke kamar mandi dan menenggelamkannya ke dalam seember air.

Setelah beberapa lama, T tidak lagi mendengar tangisan bayinya.

Panik, ia pun memanggil saudara laki-lakinya.

Mereka mendapati kondisi bayinya, yang ternyata sudah meninggal.

Polisi melakukan pemeriksaan untuk memastikan alasan kematian bayi itu.

Baca juga: Ahli Forensik Akui Tak Mudah Mendeteksi Pemeran di Video Syur Mirip Gisel, Proses Masih Berlanjut

Diketahui bahwa T dan suaminya memiliki 2 anak, dan bayi yang meninggal merupakan anak kedua.

Suami T bekerja jauh dari rumah, membuat sang istri harus merawat 2 anaknya sendirian.

Ilustrasi wanita depresi
Ilustrasi wanita depresi ((Thinkstock/kieferpix))

T mengalami depresi lebih dari 2 tahun dan menjalani pengobatan di rumah sakit di Ho Chi Minh.

Saat kejadian, T baru saja menjalani perawatan di rumah sakit.

Postpartum depression atau depresi pasca melahirkan, terjadi karena banyak faktor, kelelahan salah satunya.

Postpartum depression membuat penderita merasa putus harapan, merasa tidak menjadi ibu yang baik, sampai tidak mau mengurus anak. (sal/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved