Logistik Pilkada Medan Tiba, Pelipatan Surat Suara Dilakukan Besok

Jumlah total surat suara yang didtangkan sebanyak 1.601.001 ditambah 2000 untuk persiapan pemilihan ulang. 

TRIBUN MEDAN/ARJUNA
PROSES bongkar muat logistik pilkada Kota Medan disaksikan Kapolretabes Kota Medan Kombes Riko Sunarko, Ketua Bawaslu Kota Medan Payung Harahap dan Komisioner KPUD Medan, Nana Miranti di Eks Bandara Polonia, Minggu(15/11/2020). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kedatangan logistik Pilkada Kota Medan di Gudang Eks Bandara Polonia Medan ditandai pengawalan ketat oleh aparat TNI/Polri Minggu (15/11/2020) malam.  Truk tronton berlogo "Pos Logistics" Indonesia plat B 9718 PKR bermuatan logistik Pikada Kota Medan tersebut tiba sekitar pukul 22.00 WIB.

Bongkar muat logistik pilkada Kota Medan langsung disaksikan Kapolretabes Kota Medan Kombes Riko Sunarko, Ketua Bawaslu Kota Medan Payung Harahap dan Nana Miranti selaku Komisioner KPUD Kota Medan. Sebelum bongkar muat dilakukan, terlebih dulu Nana Miranti mengajak untuk melakukan pengecekan untuk mencocokkan logo dan nomor bersama-sama. 

"Sebelum proses pembukaan kita mencocokkan logo untuk menyesuaikan bersama," ujar Nana Miranti. 

Kata Nana Miranti, surat suara tersebut diberangkatkan dari Bekasi pada Kamis 12 November 2020 lalu. Adpun jumlah total surat suara yang didtangkan sebanyak 1.601.001 ditambah 2000 untuk persiapan pemilihan ulang. 

Untuk pelipatan surat suara sendiri dilakukan pada Selasa 17 November 2020 mendatang. Sedangkan Senin 16 November 2020 akan dilakukan breafing sebelum melakukan pelipatan kotak suara. 

Amatan Tribun-Medan.com surat suara tersebut dibungkus dalam paket berwarna coklat. Kata Nan Miranti totalnya sejumlah 823 kotak. 

Ketua Bawaslu Kota Medan Payung Harahap mengatakan, logistik yang didatangkan kali ini hanya surat suara.

Sedangkan tinta sudah disimpan di dalam gudang eks Bandara Polonia. 

"Kalau tinta sudah disimpan di dalam gudang," katanya.

Jumlah logistik surat suara yang datang sebanyak Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Medan yakni 1.601.001. Namun, di luar jumlah surat suara tersebut yaang didatangkan hari ini sudah ditambah 2,5 persen surat suara sebagai cadangan.

Payung Harahap mengatakan, pihaknya datang ke sini untuk menjalankan fungsi tugas dari pengawasan. "Ini kan bagian dari pada tugas pokok dan fungsi kita sebagai pengawas. Kalau teknik tetap KPU, jadi cuma memantau mulai dari datangnya, hingga nanti didistribusikan," katanya.

Lanjutnya, selain itu juga, lokasi ini yang mungkin akan dijadikan proses distribusi. "Jadi akan kita lakukan pengawasan," ujar Payung Harahap.(jun/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved