News Video

Video Detik-detik Habib Rizieq Shihab Keluar dari Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta

Setelah 3 tahun tinggal di Arab Saudi Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab kembali ke Indonesia, Selasa (10/11/2020)

TRIBUN-MEDAN.COM - Setelah 3 tahun tinggal di Arab Saudi Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab kembali ke Indonesia, Selasa (10/11/2020).

Habib Rizieq Shihab tiba di Indonesia melalui Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta , Tangerang, Banten

Pantauan Tribunnews.com, Habib Rizieq Shihab tiba pukul 09.00 WIB.

Video di lokasi:

Terlihat massa pengikutnya memenuhi pintu kedatangan internasional Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta.

Ribuan pengikutnya tumpah ruah dan memenuhi area bandara.

Bandara Soekarno Hatta pun lumpuh sementara dan beberapa penerbangan diundur.

Sebelum meninggalkan bandara, Habib Rizieq Shihab menyapa pengikutnya dengan keluar dari mobil dengan melambaikan tangan.

Setibanya di Indonesia, Habib Rizieq Shihab akan pulang ke rumahnya di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat.

Bandara Lumpuh

Diketahui, ribuan simpatisan sampai menutup akses Bandara Soekarno-Hatta untuk menjemput Habib Rizieq Shihab yang dijadwalkan mendarat di Terminal 3 pukul 09.00 WIB dari Arab Saudi.

Dari pantauan langsung di lokasi, ribuan simpatisan serba putih tersebut sudah berbaris rapi menuju Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Mereka tertahan barikade dari pihak kepolisian Polresta Bandara Soekarno-Hatta sambil melantunkan takbir.

Mereka tertahan dari sekira pukul 05.00 WIB dari arah tol menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Wakasatlantas Polresta Bandara Soekarno-Hatta, AKP Tugiyo mengatakan kalau akses ke bandar udara tersebut dari tol lumpuh.

"Akses tol yang mengarah ke Bandara Soekarno-Hatta memang lumpuh total dikarenakan terhalang oleh kendaraan yang akan menjemput Habib Rizieq," kata Tugiyo saat dikonfirmasi, Selasa (10/11/2020).

Ia menjelaskan kalau Perimeter Utara dan Selatan Bandara Soekarno-Hatta sudah ditutup pihaknya untuk mengatur massa.

"Perimeter Utara dan Perimeter Selatan sudah ditutup dari semalam untuk satu jalur saja. Sementara lalu lintas di bandara lumpuh," ujar Tugiyo.

Dari informasi di lapangan, mereka disekat tidak bisa memasuki area Bandara Soekarno-Hatta oleh Polresta Bandara Soekarno-Hatta sejak kemarin malam.

Kemacetan mengular pun tidak terhindarkan lagi di luar bandar udara terbesar di Indonesia tersebut.

"Sudah dari subuh di sini, enggak boleh masuk sama petugas dari semalam. Makanya pada ngumpul di sini," celetuk simpatisan berinisial M kepada TribunJakarta.com, Selasa (10/11/2020).

Tampak pihak kepolisian pun menjaga ketat semua akses masuk Bandara Soekarno-Hatta.

Hanya pekerja Bandara Soekarno-Hatta yang diizinkan masuk dengan menunjukan kartu identitas pegawai.

Adapun pihak Satlantas Polresta Bandara Soekarno-Hatta sudah melakukan rekayasa lalu lintas menuju Bandara Soekarno-Hatta pada Senin (9/11/2020) malam.

Pantauan di lokasi masuk, sejumlah akses masuk Bandara Soekarno-Hatta dijaga ketat pihak TNI.

Bahkan, kawasan Transit Oriented Development (TOD) pun ditutup.

Seorang pekerja di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Budiarto mengatakan, dirinya baru mengetahui adanya penutupan pada akses jalan tersebut.

"Baru tahu nih ditutup, harusnya ada pemberitahuan sebelumnya dong, makanya ini juga kita minta arahannya untuk akses ke kawasan Soetta. Tadi lewat Perimeter Utara juga ditutup," keluhnya, Senin (9/11/2020) tengah malam.

Alhasil, setiap pengendara yang akan menuju Bandara Soekarno-Hatta, akan diarahkan melalui jalan arteri, yakni kawasan Airnav, Jalan Juanda, Benda, Tangerang.

Hingga saat ini, petugas pun menjaga ketat titik vital di Bandara Soekarno-Hatta.

Setiap pengunjung bandara pun akan melalui area pemeriksaan, seperti yang ada di area parkir Teminal 3.

Sebelumnya, pihak PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta pun juga melakukan antisipasi dan persiapan.

"Insya Allah sudah dilakukan (pengamanan)," ujar Pelaksana Tugas Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Haerul Anwar kepada TribunJakarta.com, Senin (9/11/2020).

Dari PT Angkasa Pura yang terdiri dari Avsec, lanjut dia, ada 970 personel yang diturunkan untuk mengamankan kepulangan Habib Rizieq Shihab.

Angka tersebut belum ditambah personel dari TNI dan Polresta Bandara Soekarno-Hatta.

"Untuk pengamanan bandara secara prinsip dilakukan instansi terkait, kalau petugas dari Angkasa Pura II ada sebanyak 970 orang namun, kita juga berkolaborasi dengan Polres, Kodim dan BKO," beber Haerul.

Kendati demikian, ia mengimbau kepada simpatisan Habib Rizieq Shihab untuk menjemput di titik terakhir kedatangan yakni di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat.

Hal tersebut untuk menghindari kerumunan yang berlebihan seperti yang terjadi pada dua tahun lalu walau sosok Rizieq tidak jadi pulang.

"Kita juga mengimbau kepada para calon penjemput beliau untuk tidak menjemput di dalam bandara. Kita imbau menjemput di titik akhir seperti misalkan di kediaman beliau di Petamburan," imbau Haerul.

Bilamana tetap mau menjemput di Bandara Soekarno-Hatta, pihaknya tetap mengimbau untuk mengedepankan protokol kesehatan.

Karena, tidak dipungkiri, Virus Corona atau Covid-19 masih ada di sekitar kita.

"Selain itu protokol kesehatan Covid-19 harus tetap dilakukan di terminal, terutama untuk menjaga jarak dan menggunakan masker," kata Haerul mengakhiri. (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved