Breaking News

Kapal Tongkang yang Ditumpangi Puluhan TKI Ilegal Nyaris Tenggelam di Leidong

"Sesuai protokol kesehatan, dilakukan rapid test. Semua yang ada di dalam kapal, baik 22 TKI dan 3 ABK hasilnya non reaktif," ungkapnya.

HO/TRIBUN MEDAN
Puluhan penumpang yang berhasil diselamatkan tim patroli Bea Cukai Teluknibung, Sabtu (7/11/2020). Kapal Nigita GT.07 yang mereka tumpangi kandas akibat mengalami kebocoran. 

TRIBUN-MEDAN.com, TANJUNGBALAI - Tim Patroli Laut Bea Cukai Teluknibung berhasil menyelamatkan sebuah kapal kandas yang mengangkut puluhanTKI ilegal beserta anak buah kapal (ABK) pada Sabtu (7/11/2020) pagi.

Kepala Seksi Penindakan dan Pengawasan (Kasi P2) Bea Cukai Teluknibung, Musliadi mengatakan, penyelamatan itu berawal ketika timnya melakukan pengawasan di daerah Sungai Leidong dan Perairan Panai Hilir dan menemukan sebuah kapal Nigita GT.07 kandas.

"Saat tim patroli melakukan pengawasan, ditemukan sebuah kapal kandas yang memberikan isyarat meminta bantuan," jelas Musliadi, Senin (9/11/2020).

Lanjutnya, setelah dilakukan pemeriksaan, di atas kapal yang kandas tersebut terdapat 22 orang penumpang beserta 3 orang kru kapal.

Seluruh penumpang diduga merupakan TKI ilegal yang berasal dari Malaysia. Terdiri dari 16 orang laki-laki, empat wanita dan dua balita.

"Kami selamatkan sesuai SOP. Lalu teman-teman yang bawa barang kami lakukan pemeriksaan barangnya, antisipasi penyelundupan benda-benda terlarang maupun narkotika," sebutnya.

Usai dievakuasi, pihaknya berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) setempat untuk dilakukan rapid test terhadap seluruh penumpang dan kru kapal.

"Sesuai protokol kesehatan, dilakukan rapid test. Semua yang ada di dalam kapal, baik 22 TKI dan 3 ABK hasilnya non reaktif," ungkapnya.

Salah seorang penumpang, Safran Ali mengungkapkan, bahwa saat berada di perjalanan menuju tepi laut, kapal yang membawa mereka mengalami kebocoran.

Para ABK dan sejumpah penumpang berupaya mengeluarkan air yang masuk ke kapal. Beruntung sebelum kapal tenggelam, melintas kapal patroli bea cukai.

"Kapalnya bocor hampir tenggelam. Lalu kami timba sama kawan-kawan. Tapi nggak mungkin kami timba lantaran air laut terus masuk. Alhamdulillah datang lah bapak bea cukai, terus kami diselamatkan," ujar Ali.

Kini para penumpang telah diserahkan ke pihak imigrasi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved