SELAIN Corona, Flu Burung Muncul Lagi Menyebar di Jepang dan Korea Selatan, Kemungkinan ke Indonesia
Penyebaran flu burung yang terjadi dengan cepat disebabkan oleh pergerakan burung liar yang saat ini diketahui cukup aktif.
Dicky mengatakan, penyebaran flu burung yang terjadi dengan cepat disebabkan oleh pergerakan burung liar yang saat ini diketahui cukup aktif.
"Ini cepat lho, karena dalam waktu dua minggu sudah menyebar ke Asia. Karena begini, di Eropa itu saat ini mulai memasuki musim dingin.
Unggas ini migrasi dari daerah musim dingin ke daerah hangat," kata Dicky.
"Larinya pasti ke Asia atau ke Afrika. Itulah yang menyebabkan mengapa Jepang dan Korea Selatan juga mengalami itu (wabah flu burung). Kemungkinan dari Rusia, karena Rusia kan dingin banget tuh," lanjut dia.
Baca juga: SEDANG Berlangsung, Live Streaming Everton vs Man United, Klik Di Sini Nonton Gratis dari HP
Masih belum mengancam manusia
Dicky mengatakan, strain virus flu burung yang saat ini teridentifikasi adalah H5N8 dan H5N2.
Berbeda dengan pandemi flu burung yang sempat melanda Indonesia pada 2006 silam. Pada saat itu, strain virus yang menyebar adalah H5N1.
"H5N8 memiliki potensi sangat mematikan untuk unggas, kemudian H5N2 yang tidak terlalu mematikan bagi unggas, tapi berpotensi merugikan peternak. Kedua-duanya ini belum teridentifikasi menjadi ancaman yang serius untuk manusia," kata Dicky.
Dicky mengatakan, dalam kategori public health untuk wabah epidemi atau pandemi, kedua strain virus itu berada dalam kategori ancaman very low atau sangat rendah.
"Asal, tapi ada asalnya. Very low-nya itu setiap makanan yang sifatnya dari unggas dan produk-produknya, termasuk telur, itu harus dimasak dengan benar. Tidak boleh setengah matang," kata Dicky.
Selain itu Dicky mengatakan, yang perlu diperhatikan adalah para peternak unggas.
"Jadi flu burung ini memang tidak mudah menular ke manusia, penularan antar manusia juga tidak mudah. Namun, berdasarkan sejarah flu burung beberapa tahun lalu, tercatat bahwa orang-orang yang terinfeksi umumnya yang memiliki kontak lama dan erat dengan hewan," kata Dicky.
Negara yang terkena wabah
Berdasarkan data dari Pemerintah Inggris yang dikutip oleh Dicky, diketahui bahwa wabah flu burung juga diidentifikasi di Belanda.
Negeri Kincir Angin itu melaporkan temuan 13 kasus flu burung yang diidentifikasi dari burung-burung liar.
Temuan kasus serupa juga ditemukan di Jerman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/waspada-flu-burung-muncul-lagi.jpg)