Meninggalnya Uskup Mgr Anicetus Sinaga

Jenazah Mgr Anicetus Sinaga Dimakamkan di Seminari Menengah St Petrus Aek Tolang

Jenazah Mgr Anicetus Sinaga akan disemayamkan di Gereja Katedral Sibolga dan segera sesudahnya akan dimakamkan di Seminari Menengah St. Petrus.

TRIBUN MEDAN/MAURITS
UMAT Katolik dan para biarawati sedang berdoa di samping jenazah Mgr Anicetus Sinaga yang tengah disemayamkan di Gereja Katolik Katedral Medan, Minggu (8/11/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, Medan - Mgr Anicetus Sinaga yang pernah menjabat sebagai Uskup Agung Medan dan terakhir sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Sibolga telah tiada pada usia 79 tahun.

Mgr Anicetus Sinaga menghembuskan nafas terakhir, Sabtu (7/11/2020).

Untuk sementara waktu, jenazah Mgr Anicetus Sinaga disemayamkan di Gereja Katolik Katedral Medan dan akan dibawa ke Sibolga hari ini, Minggu (8/11/2020).

"Minggu, 8 November 21.00 WIB, pemberangkatan jenazah dari Katedral Medan menuju Sibolga.  Dan akan singgah sejenak di Sinaksak," ungkap Sekjen Keuskupan Agung Medan, Pastor Borta Rumapea, O. Carm, Minggu (8/11/2020).

Setelah tiba di Sibolga, jenazah Mgr Anicetus Sinaga akan disemayamkan di Gereja Katedral Sibolga dan segera sesudahnya akan dimakamkan di Seminari Menengah St. Petrus Aek Tolang, Pandan.

"Selasa, 10 November 2020, pada pukul 07.00 WIB Misa Requiem, pukul 12.00 WIB makan siang, pukul 14.00 WIB Misa Pemakaman di Katedral. Setelah Misa Pemakaman, dilanjutkan dengan pemakaman di Seminari Menengah St. Petrus Aek Tolang, Pandan," lanjutnya.

Informasi yang diperoleh, Mgr Anicetus Sinaga mengembuskan napas terakhir saat dirawat di Rumah Sakit (RS) Elisabeth Medan.

Baca juga: Jenazah Mgr Anicetus Sinaga Diberangkatkan ke Sibolga Malam Ini, Pemakaman Hari Selasa

Mgr Anicetus Sinaga yang lahir pada 25 September 1941 ini wafat Sabtu sore, sekitar pukul 18.00 WIB.

Ucapan dukacita dari netizen mengalir di media sosial atas wafatnya Mgr Anicetus Bongsu Sinaga yang akrab disapa Oppung Uskup itu.

Pastor Borta Rumapea menambahkan bahwa Mgr Anicetus Sinaga meninggal setelah dinyatakan sembuh atau negatif Covid-19.

"Memang dia kan pernah dinyatakan Covid, tapi sudah sembuh. Itu saja, sudah sembuh. Sudah sembuh, rupanya ada penyakit yang lain, komplikasilah, jantung katanya, begitulah," lanjutnya.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa umat yang datang harus menerapkan protokol kesehatan.

"Tetap kita lakukan protokol kesehatan yang ketat. Dan sekarang masih di Katedral Medan," pungkasnya. (cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved