32 Hari Jelang Pilkada Kota Medan

Profil Lengkap 5 Panelis Debat Kandidat Pilkada Medan, Akademisi Bergelar Profesor dan Doktor

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan akan melaksanakan debat kandidat Pilkada Medan pada Sabtu (7/11/2020).

Penulis: Liska Rahayu |
TRIBUN MEDAN/LISKA
DUA paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan usai melakukan pengundian nomor urut di Santika Dyandra Hotel, Kamis (24/9/2020). 

TRIBUN-MEDAN.Com, MEDAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan akan melaksanakan debat kandidat Pilkada Medan pada Sabtu (7/11/2020).

Komisioner Divisi Hukum KPU Kota Medan Zefrizal menjelaskan, debat kandidat pertama akan bertema meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan daerah.

"Dari tema tersebut akan ada sub tema yaitu penanggulangan penanganan Covid-19 dan penanggulangan peredaran narkotika," ujar Zefrizal kepada tribun-medan.com, Jumat (6/11/2020).

Adapun debat akan dibagi enam segmen. Paslon nantinya akan memaparkan visi-misi terlebih dahulu, kemudian akan menjawab pertanyaan yang telah disediakan oleh panelis.

Zefrizal mengatakan, akan ada lima panelis yang berasal dari UINSU, UMSU dan USU.

"Itu ada lima orang panelisnya. Pertama Profesor Dr. Katimin, dari UINSU, Profesor Ida dari USU, Dr. Rudiyanto dari UMSU, Dr. Hatta Ridho dari USU dan Dr. Hendra dari USU," katanya.

Profesor Dr. H Katimin merupakan dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU).

Ia merupakan Guru Besar Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) dan juga alumni FUSI angkatan 1986.

Kemudian Profesor Dr. Ida Yustina merupakan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Univeristas Sumatera Utara (USU). Sementara itu, Dr. Rudiyanto adalah Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Dr. Hatta Ridho merupakan akademisi USU. Dirinya juga adalah Kepala Tax Centre USU.

Kemudian Dr. Hendra merupakan Wakil Dekan III FISIP USU.

Zefrizal berharap debat kandidat akan berjalan dengan tertib dan lancar. Ia pun berharap seluruh warga Kota Medan di mana pun berada untuk menyempatkan diri agar menonton langsung melalui televisi atau media sosial.

"Kami berharap seluruh warga Kota Medan sebagai pemegang kedaulatan pada proses demokrasi kita ini untuk menyaksikan debat ini. Karena debat ini penting. Filosofi kenapa debat ini dilaksanakan itu dua hal, pertama agar kita bisa menyebarluaskan profil masing-masing paslon yang menjadi kontestan dalam pilkada ini," ujar Zefrizal.

Kemudian, debat kandidat juga diharapkan akan menjadi momentum bagi paslon untuk menyampaikan visi-misinya dan meyakinkan pemilih.

"Harapan kita besok masyarakat Kota Medan di mana pun berada, karena ini ditayangkan live secara nasional, itu dapat menyediakan waktunya selama kurang lebih dua jam untuk menyaksikan debat itu," pungkasnya.

(yui/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved