KASUS BARU Corona di China | Reaksi China Setelah Muncul 137 Kasus Baru Infeksi Covid-19

Komisi Kesehatan Nasional Beijing juga dikirim untuk menyelidiki sumber wabah dan membantu langkah-langkah pencegahan, lapor tv pemerintah CCTV.

Editor: Salomo Tarigan
NICOLAS ASFOURI / AFP
Uji Vaksin COvid-19 di Beijing, gambar diambil pada 29 April 2020 

KASUS BARU Corona di China | Reaksi China Setelah Muncul 137 Kasus Baru Infeksi Covid-19

TRIBUN-MEDAN.com- China pada Sabtu malam (24/10/2020) mulai menguji 4,75 juta warga di dan sekitar Kashgar, provinsi Xinjiang, setelah seorang pekerja pabrik garmen berusia 17 tahun dinyatakan positif terkena virus corona.

Wilayah di ujung barat laut negara itu mencatatkan 137 kasus baru infeksi Covid-19.

China sebagian besar berhasil mengendalikan penularan lokal melalui lockdown, pembatasan perjalanan, dan pengujian, tetapi wabah regional terus muncul secara sporadis.

Baca juga: Korea Utara Sebut Debu Kuning dari China Bawa Virus Corona, Imbau Rakyatnya Tinggal di Rumah

Kasus-kasus baru - semuanya tanpa gejala - dikaitkan dengan sebuah pabrik di daerah Shufu, tempat gadis itu dan orangtuanya bekerja, kata Komisi Kesehatan Xinjiang pada jumpa pers Minggu (25/10/2020).

Sebuah tim khusus dari Komisi Kesehatan Nasional Beijing juga dikirim untuk menyelidiki sumber wabah dan membantu langkah-langkah pencegahan, lapor tv pemerintah CCTV.

Sampai Minggu sore lebih dari 2,8 juta sampel sudah terkumpul dari wilayah itu dan sisanya akan selesai dalam dua hari, kata pemerintah kota dalam pernyataan yang dikutip AFP.

Baca juga: DUEL PANAS Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo di Liga Champions, Jadwal Juventus vs Barcelona

Baca juga: Cara Dapat Kuota Internet Murah Indosat, XL Telkomsel, Kode Akses untuk Paket Internet Murah

Baca juga: BACAAN Niat Puasa Senin Kamis, Lengkap Doa Buka Puasa Senin Kamis | Manfaat Puasa untuk Kesehatan

Kashgar yang berdekatan dengan perbatasan Pakistan, Afghanistan, Tajikistan, dan Kirgistan, adalah pusat budaya etnis Uighur dan Muslim Turki lainnya.

Banyak dari mereka mengeluhkan penindasan politik dan agama yang sudah berlangsung lama, tapi dibantah oleh pemerintah China.

Semua sekolah di Kashgar telah ditutup hingga 30 Oktober dan siapa pun yang meninggalkan kota harus menunjukkan bukti tes asam nukleat negatif, ucap pemerintah kota.

Baca juga: TERUNGKAP Identitas Wanita Tewas di Kandang Buaya, Mulut Dilakban, Tangan Terikat|10 Orang Diperiksa

CCTV menampilkan gambar-gambar ratusan orang mengantre untuk melakukan tes asam nukleat di luar rumah sakit dan pusat pengujian mobile yang didirikan di seluruh kota.

Urumqi ibu kota Xinjiang diisolasi ketat selama berminggu-minggu usai lebih dari 900 kasus dilaporkan pada pertengahan Juli.

Setelah 13 kasus terdeteksi awal bulan ini di kota pelabuhan Qingdao, China juga langsung menguji hampir 11 juta penduduknya dalam seminggu.

Baca juga: DUEL PANAS Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo di Liga Champions, Jadwal Juventus vs Barcelona

Baca juga: Isi Surat Edaran Mendagri, Cuti Bersama Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Daftar Libur di 2020

Baca juga: Update Klasemen MotoGP 2020, Daftar Juara MotoGP 2020, Jadwal MotoGP 2020 Terbaru Bulan November

Dikutip dari kompas.com

KASUS BARU Corona di China | Reaksi China Setelah Muncul 137 Kasus Baru Infeksi Covid-19

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved