Keluhkan Gaji Rp 228 Juta Perbulan, Boris Johnson, Perdana Menteri Inggris Dikabarkan Pengin Mundur
Boris Johnson berencana untuk mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri musim semi mendatang,
Keputusan PM Inggris untuk mengakhiri hubungan dengan Huawei disebut lebih karena tekanan dari Trump.
Seperti diberitakan sebeumnya, Trump membanting telepon Johnson ketika ia masih sudi mendukung Huawei mengembangkan jaringan 5G di Inggris.
Selain itu, Downing Street tengah berusaha untuk mencapai kesepakatan dagang dengan AS.
Apa lagi mengingat tenggat waktu Brexit semakin dekat.
Sayangnya negosiasi bilateral dari kedua belah pihak tak berjalan mulus.
Negosiator perdagangan Liz Truss diyakini tengah bersiap untuk melemahkan standar keamanan untuk ekspor AS.
Akibatnya, pemerintahan Boris Johnson mendapatkan tekanan yang kian meningkat.
Ia dilaporkan telah melupakan rencananya untuk mencapai kesepakatan dengan AS pada akhir tahun, atau setidaknya dengan pemerintahan Trump.
Menurut Financial Times, Truss diberitahu untuk mengecilkan prospek kesepakatan dalam perjalanannya baru-baru ini ke Washington.
"Itu akan membuat segalanya lebih mudah jika Trump tidak memenangkan pemilihan ulang," lapor Sunday Times mengutip seorang menteri di pemerintahan Johnson. Ini juga menunjukkan bahwa banyak orang lain di pemerintahan yang berpikiran sama secara pribadi.
Boris Johnson memang belum tentu berhubungan baik dengan Joe Biden yang pernah menyebut dirinya sebagai 'klon' Donald Trump.
Namun pemerintah Inggris meyakini kemenangan Demokrat akan membantu mereka mendapatkan kesepakatan yang lebih baik dengan AS, soal perdagangan.
Setelah terpilih, Biden kemungkinan akan membawa AS kembali menjadi penandatangan Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP).
Sebelumnya, perjanjian itu didukung oleh Presiden Barack Obama tetapi ditinggalkan Donald Trump.
"Asumsi di Whitehall adalah bahwa jika Biden menang, kita tidak perlu melakukan perjanjian perdagangan bilateral karena kita mungkin berakhir di CPTPP. Itu sudah berkomitmen pada standar tinggi kesejahteraan hewan. Beberapa sengatan akan dihapus dari masalah-masalah itu, "kata seorang penasihat Partai Konservatif kepada Sunday Times.
Artikel ini sudah tayang di Tribunnews.com dengan judul PM Inggris Boris Johnson Disebut Akan Mengundurkan Diri setelah Keluhkan Gaji Rp228 Juta per Bulan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/boris-johnson.jpg)