Puluhan Tahun Tak Diperbaiki, Perbaikan Jalan Rusak Parah di Pintu Air IV Terkendala Unjuk Rasa

Seharusnya di tahun 2020 direncanakan pemeliharan jalan sepanjang 200 km namun terhambat sejak awal pandemi.

TRIBUN MEDAN/RECHTIN
JALAN rusak parah di Jalan Pintu Air IV, Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor yang kerap mengakibatkan kemacetan dan pengguna jalan yang terjatuh saat lubang digenangi air hujan. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Kondisi Jalan Pintu Air IV Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor tampak rusak parah. Jalanan berlubang di kawasan ini sekitar hampir 50 meter.

Dari keterangan warga sekitar, jalan rusak ini sudah puluhan tahun tidak diperbaiki.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas PU Medan Zulfansyah mengatakan akan segera menindaklanjuti perbaikan jalan ini. Namun sudah hampir dua minggu perbaikan jalan tidak dilakukan.

Zulfansyah mengatakan saat ini pihaknya masih terkendala aksi unjuk rasa yang marak dilakukan.

"Sesegera mungkin kita lakukan perbaikan, ini anggota belum berani kerja untuk mengerahkan peralatan, soalnya masih banyak demo, khawatir peralatan kita diganggu," ujar Zulfansyah saat dihubungi Tribun-Medan.com, Jumat (16/10/2020).

Sebelumnya, mengenai target perbaikan jalan, Zulfansyah mengatakan seharusnya di tahun 2020 direncanakan pemeliharan jalan sepanjang 200 km namun terhambat sejak awal pandemi.

Namun, pada bulan Juli lalu, Menkeu memberikan kebijakan terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) Cadangan sebesar Rp 21 Miliar hingga akhir tahun ini untuk pemeliharaan jalan.

Baca juga: Janji Bobby Nasution untuk Atasi Banjir dan Jalan Rusak di Kota Medan

Ia menuturkan bahwa dari anggaran yang turun, Dinas PU akan melakukan pemeliharaan jalan sepanjang 20 km.

"Pada awal bulan Juli kemarin, tiba-tiba muncul Peraturan Menteri Keuangan tentang Dana Alokasi khusus (DAK) cadangan, dan Pemko Medan mendapat alokasi dari dana sebesar Rp 21 Miliar.

Jadi dari anggaran yang turun tersebut, diperkirakan ada kegiatan pemeliharaan jalan berupa overlay yang akan dilaksanakan kira-kira 20 km yang akan dilaksanakan tahun ini," ujarnya

Berdasarkan keterangan warga sekitar, Jalan Pintu Air IV yang rusak parah sudah sangat lama belum diperbaiki.

"Sudah lama sekali ini belum diperbaiki, sudah ada 20 tahun," ujar Muliukur, seorang warga yang tinggal tepat di depan lokasi aspal rusak, Jumat (2/10/2020).

Muliukur sudah tinggal di lokasi jalan rusak ini selama hampir 30 tahun, namun selama dirinya tinggal di sana belum pernah sekalipun jalan rusak tersebut diperbaiki.

"Enggak pernah diperbaiki, padahal bahaya juga ini kalau hujan air menggenang sering orang jatuh. Karena kan enggak tahu di mama lubangnya, dalam pulak itu lubang-lubang jalan ini," terangnya.

"Kalau kayak kami kan sudah tahu mana yang berlubang, tapi kalau yang enggak tahu kan enggak nampak dia tertutup air," tambah nya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved