Berniat Bakar Kantor DPRD Siantar, Sejumlah Pendemo Tolak UU Cipta Kerja Ditangkap Polisi
Edi menyampaikan kesembilan belas mahasiswa ini akan menjalani pemeriksaan, termasuk tes urine terkait kemungkinan dugaan pengaruh narkotika.
Penulis: Alija Magribi |
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Sejumlah remaja dan mahasiswa diamankan dalam aksi unjuk rasa penolakan Omnibus Law di Kantor DPRD Pematangsiantar, Kamis (15/10/2020).
Mereka diamankan terkait niat merusak Kantor DPRD Pematangsiantar.
Di pelataran Unit Reskrim Polres Pematangsiantar, 19 remaja dan mahasiswa yang sebagian berasal dari Kabupaten Simalungun, menjalani pemeriksaan satu per satu.
Dari tangan mereka diamankan beberapa poster bernada provokatif dan umpatan terhadap wakil rakyat.
"Jadi di percakapan grup mereka ini kita lihat ingin merusak Kantor DPRD. Ada niat membakar DPRD ada yang ingin menyerbu, macam macam lah," ujar Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar AKP Edi Sukamto kepada wartawan.
"Sementara ini ada 19 orang yang kita amankan," tambah Edi saat diwawancarai Pukul 13.40 WIB.
Edi menyampaikan kesembilan belas mahasiswa ini akan menjalani pemeriksaan, termasuk tes urine terkait kemungkinan dugaan pengaruh narkotika.
"Nah, soal hasil tes urine coba tanya ke Kasat Narkoba ya," terang Edi.
Kepada para demonstran, pria dengan tiga balok emas di pundak menegaskan untuk tak mengulangi kembali aksi unjuk rasa dengan nada pengrusakan. Terlebih beberapa pendemo masih di bawah umur, tidak mematuhi protokol kesehatan dan memahami maksud dan tujuan demo Omnibus Law.
"Kalian jangan sampai dua kali diamankan ya. Soalnya sudah diingatkan guru padahal. Ini kalian saya periksa satu satu. Nanti dipanggil orangtua dan gurunya ya," ujar Edi
Dalam pemeriksaan ini, tak lupa Polres Pematangsiantar membelikan nasi bungkus lantaran para demonstran mengaku belum makan siang.
"Nanti nasi dibelikan," kata Edi.
Sementara itu di lokasi unjuk rasa, Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar menyampaikan ada 500 personel kepolisian diterjunkan, yang merupakan gabungan Polsek, Sabhara dan Subden Brimob Pematangsiantar.
"Kebetulan mereka tertib. Sekarang bergerak dan mudah mudahan membubarkan diri. Kita merekayasa lalu lintas agar jalur lalu lintas berjalan lancar," ujar Kapolres.
Hingga berita diturunkan, demonstrasi masih berlanjut sehingga ada kemungkinan demonstran yang diamankan masih bisa bertambah.
(Alj/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ratusan-pemuda-dan-mahasiswa-menggelar-aksi-unjuk-rasa.jpg)