Belum Ada Paslon Lapor Kampanye Daring ke Bawaslu, Ini Tanggapan Tim Pemenangan Akhyar dan Bobby
Bawaaslu Kota Medan menyebut dua pasangan calon (Paslon) yang mengikuti Pilkada Medan belum ada yang lapor melakukan kampanye daring
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Juang Naibaho
Laporan wartawan Tribun Medan/Liska Rahayu
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bawaaslu Kota Medan menyebut dua pasangan calon (Paslon) yang mengikuti Pilkada Medan belum ada yang lapor melakukan kampanye daring.
Sekretaris tim pemenangan pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Aulia Rachman, Alween Ong mengatakan, pihaknya memang belum melaporkan mengenai kegiatan kampanye daring kepada Bawaslu Kota Medan.
Hal ini lantaran, tim yang mengusung nama Kolaborasi Medan Berkah belum membuat kampanye daring sendiri.
"Kalau kita kebetulan karena menerima undangan ya jadi lebih kepada webinar tentang kewirausahaan. Kemudian Bobby nya diundang. Seperti itu saja. Kalau dikitanya belum mengadakan, biasanya kita lebih ke podcast. Bikin kayak video kemudian masukin ke Instagram, YouTube dan Facebook. Cuma kalau mau buat webinar sendiri itu lagi dirancang dengan para ahli. Karena belum diadakan, makanya belum dilaporkan," jelasnya, Selasa 13/10/2020).
Ke depannya, Alween menyebut akan ada kampanye daring berbentuk webinar tersebut.
Saat ini, diakuinya kampanye yang dilakukan masih tatap muka seperti pertemuan dengan warga.
"Sampai saat ini metodenya memang pertemuan dengan masyarakat. Karena kan kita menjemput aspirasi masyarakat," jelasnya.
Ditanya mengenai metode kampanye virtual yang dilakukan Gibran di Solo, Alween menyebut pihaknya telah mempersiapkan dua unit televisi untuk melakukan hal seperti itu.
Namun diakui Alween, bertemu langsung dengan masyarakat akan memiliki perasaan. yang berbeda.
"Ada kita siapin televisi dua unit, tapi kita lebih senang turun ke masyarakat karena feelnya beda. Dengan kondisi sekarang, keterbatasan kita untuk menyampaikan program itu harus diakui," jelasnya.
Dikatakannya, pasangan Bobby-Aulia sangat aktif kampanye melalui medsos, tetapi kendalanya, masyarakat berusia 40 tahun ke atas masih banyak belum memiliki media sosial. Selain itu mereka pun ingin bertemu langsung dengan sosok Bobby-Aulia.
"Kita kencang di medsos, tapi kan usia 40 tahun di atas tidak pegang medsos sama sekali. Kan lebih ke anak-anak kekinian yang main. Jadi mereka itu bener-bener pengin Bobby-Aulia yang datang ketimbang dikasih layar tv, kayaknya gimana gitu," ujarnya.
Di lain sisi, Sekretaris Tim Pemenangan paslon Akhyar Nasution-Salman Alfarisi, Wasis Waseso mengatakan, paslonnya sudah sering melakukan kampanye daring, terutama Salman dan istrinya.
"Sebetulnya Bawaslu saja yang kurang mengikuti. Kalau kampanye daring sering dilakukan oleh pasangan kami. Terutama oleh Pak Salman dan istri. Itu sering sekali. Banyak undangan itu," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kampanye-daring.jpg)