Tanaman Hias Janda Bolong Melonjak di Tengah Pandemi

Saat ini tanaman hias Janda Bolong sedang viral di media sosial. Sejumlah penjual tanaman hias di Medan pun mengaku senang akan banyaknya permintaan

Editor: Juang Naibaho
Tribun-Medan.com/Natalin Sinaga
Tanaman hias, Janda Bolong. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Natalin

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Saat ini tanaman hias Janda Bolong sedang viral di media sosial.

Sejumlah penjual tanaman hias di Medan pun mengaku senang akan banyaknya permintaan tanaman ini.

Penjual tanaman hias di Medan, Udin mengatakan setiap hari ada saja yang berkunjung untuk mencari tanaman hias, Janda Bolong ini.

Diakuinya, permintaan akan tanaman ini meningkat lebih dari 100 persen.

"Dulu sebelum pandemi Covid-19, harga tanaman hias Janda Bolong itu cuma Rp 20 ribu, sekarang kita lihat di media sosial harga tanaman Janda Bolong sudah puluhan juta rupiah, kami pun terkejut," ujar Udin di Jalan T. Amir Hamzah, Medan, Jumat (2/10/2020).

Ia mengaku tanaman hias Janda Bolong ini sedang banyak digemari sejak awal pandemi Covid-19, tepatnya pada Bulan Maret lalu.

Keunikan daunnya yang bolong menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen.

"Kita jual Janda Bolong yang kecil sekarang diharga Rp 50 ribu. Sekarang setiap hari ada saja yang beli Janda Bolong," ujar laki-laki yang sudah berjualan tanaman hias selama 10 tahun ini.

Diakui Udin, bisnis tanaman hias ini menjanjikan, ia berharap permintaan akan tanaman hias tetap bagus seperti saat pandemi ini. "Kalau bisa begini terus ramainya, permintaan banyak, yang hobi menanam juga banyak," ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan penjual tanaman hias lainnya, Putri. Ia mengaku permintaan akan Janda Bolong meningkat drastis. Harga jual Janda Bolong tergantung ukurannya. Ia menjual Janda Bolong mulai dari Rp 50 ribu hingga ratusan ribu rupiah.

"Sekarang Janda Bolong tergolong tanaman mahal, banyak yang cari. Setiap orang kaya yang cari ke sini, carinya tanaman Janda Bolong. Penjual online juga kadang pesan dari kita," ujarnya.

Dalam kesempatan yang berbeda, penjual tanaman hias lainnya, Bowo mengatakan pihaknya menjual Janda Bolong mulai harga Rp 250 ribu hingga jutaan rupiah. Diakuinya, kebanyakan pembeli akan menjual kembali tanaman hias ini.

"Janda Bolong yang kecil kecil sudah habis semua. Sebelum pandemi harga Janda Bolong ini masih Rp 25 ribu, sekarang sudah ratusan dan jutaan rupiah, makin besar, makin mahal. Saya lihat di e-commerce juga ada yang jual sampai Rp 100 juta," ujar Bowo.

Ia mengaku, konsumen yang datang membeli Janda Bolong ini kebanyakan karena hobi menanam dan tak jarang juga konsumen akan menjual kembali tanaman hias unik ini ke luar negeri. "Konsumen yang beli Janda Bolong karena hobi. Peminatnya orang Amerika juga banyak, yang punya surat izin yang bisa mengirim ke sana," ungkapnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved