News Video
GM Hairos Waterpark Pakai Topeng Kuning usai Ditetapkan Tersangka karena Langgar Protokol Kesehatan
Viralnya video kerumunan pengunjung di Hairos Waterpark Jalan Jamin Ginting, berbuntut panjang
TRIBUN-MEDAN.COM - Viralnya video kerumunan pengunjung di Hairos Waterpark Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Namo Sampur, Kecamatan Pancur Baru, Kabupaten Deliserdang, berbuntut panjang.
Teranyar, General Management Pemandian Hairos berinisial ES dijadikan sebagai tersangka.
Bukan hanya ES yang menjadi tersangka, bisa saja masih ada tersangka lain dalam kasus viralnya kerumunan di pemandian tersebut.
Akar masalahnya adalah terjadinya pelanggaran protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 yang dikhawatirkan bisa menjadi wadah penyebaran Covid-19.
"Pada tanggal 30 September yang lalu, kita mendapatkan informasi berita yang viral tentang adanya kegiatan sekumpulan orang-orang di suatu tempat yang tidak mematuhi protokol kesehatan," ujar Wakapolrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji di Mapolrestabes Medan, Jumat (2/10/2020).
Dengan demikian, pihak kepolisian telah memeriksa pihak management Hairos dan pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap tempat tersebut.
"Dengan hal ini, pihak kita berupaya menjumpai pihak Management dan pihak-pihak lain yang patut dan pantas kita konfirmasi terkait hal ini," lanjutnya.
Setelah adanya pemeriksaan oleh pihak berwajib, ada sejumlah fakta didapatkan.
Misalnya tidak adanya surat rekomendasi kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19.
"Dari hasil wawancara atau interogasi yang dilakukan oleh anggota kepada beberapa pihak management kolam renang dan didapat kesimpulan pada waktu itu bahwa yang pertama bahwa kegiatan tersebut tidak ada pengajuan surat rekomendasi kepada Gugus Tugas," lanjutnya.
Selanjutnya, di lokasi, pihak Hairos tidak melakukan pembatasan para pengunjung.
"Pada kegiatan tersebut ada diselenggarakan life DJ, ini dilakukan dalam rangka diskon," jelasnya.
Sebelumnya, Viral di media sosial kerumunan massa yang terjadi di tempat wisata Waterpark di Deliserdang.
Hal ini terjadi saat pemilik akun twitter @dionismee mengunggah video kondisi Waterpark yang abai terhadap protokol kesehatan covid-19 pada Senin (28/9/2020) lalu.