Fakta Menarik Genjer, Sayur yang Diidentikkan Dengan PKI, Penciptanya Hilang Usai Tragedi G30S/PKI

Pada masa sebelum kemerdekaan RI, sayur genjer boleh jadi nikmat dan menjadi penyelamat wong cilik dari kelaparan.

Tribunnews
Ilustrasi demonstrasi pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI) 

TRI BUN-MEDAN.com - Setiap tanggal 30 September, bangsa Indonesia selalu mengingat peristiwa kelam yang dikenal dengan Gerakan 30 September atau populer disebut G30S/PKI.

Partai Komunis Indonesia ( PKI) untuk mayoritas masyarakat Indonesia diidentikkan dengan organisasi terlarang.

Kronologi Lengkap Pembunuhan di Tanjungmorawa Disertai Perampokan hingga Pengakuan Ayah Korban

Pada masanya, palu dan arit menjadi simbol dari PKI yang mengusung dukungan dari kaum buruh atau wong cilik.

Namun selain palu dan arit, ternyata sayur genjer pernah diidentikkan dengan PKI.

Pada masa sebelum kemerdekaan RI, sayur genjer boleh jadi nikmat dan menjadi penyelamat wong cilik dari kelaparan.

Bocah 8 Tahun yang Disiksa Orangtua Akhirnya di Asuh, Kapolres Pelalawan: Daripada Dia Mati

Namun citra genjer sempat tercoreng pasca 1965.

Tepatnya setelah Gerakan 30 September - G30S/PKI, Partai Komunis Indonesia ( PKI).

Berikut beberapa fakta menarik seputar genjer, sayuran yang diidentikan dengan PKI:

1. Genjer Populer di Orde Lama

"Gendjer-gendjer, nong kedokan pating keleler.

Genjer - genjer, nong kedokan pating keleler.

Seorang Nenek 70 Tahun Hampir Mati, 10 Hari Terjebak di Jurang, Suaranya Sayup-sayup Terdengar

Ema'e thole teko-teko muputi genjer.

Ema'e thole teko-teko muputi genjer.

Oleh satenong mungkur sedot sing toleh-toleh.

Gendjer-gendjer saiki wis digowo mulih,"

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved