News Video
Rekaman Amatir Perlihatkan Warga Bentrok dengan TNI dan Pihak PTPN II di Kabupaten Langkat
Warga yang mengklaim diri sebagai masyarakat adat di Kabupaten Langkat menjadi korban luka-luka akibat okupasi lahan oleh PTPN II dan personel TNI
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.COM - Warga yang mengklaim diri sebagai masyarakat adat di Kabupaten Langkat menjadi korban luka-luka akibat okupasi lahan oleh PTPN II dan personel TNI di Pasar IX, Dusun Selemak, Desa Petumbukan dan sebagian Kampung Durian, Kecamatan Stabat, Langkat.
Korban luka-luka diduga akibat lemparan batu dan dipukul dengan kayu.
Mereka juga sudah membuat laporan di Mapolres Langkat l, Rabu (30/9/2020).
Saat okupasi lahan beredar video amatir warga yang di-share laman Facebook Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN Sumut).
Warga tidak terima digusur, hingga terlibat bentrokan dengan aparat berseragam dan pekerja kebun.
Dalam insiden ini disebutkan warga yang menjadi korban penganiayaan, di antaranya enam perempuan, dua pria lanjut usia, bahkan satu anak umur 8 tahun.
Sejumlah mobil, sepeda motor milik masyarakat juga tak luput menjadi sasaran pengrusakan.
Tak hanya dari pihak masyarakat, pihak PTPN II juga ada yang menjadi korban akibat bentrokan.
Pihak PTPN II terlihat melakukan pertemuan dan melapor ke Mapolres Langkat.
(dyk/tribu n-medan.com)