Diduga Bermain HP Saat Hujan, Anak 9 Tahun di Sibiru-biru Deliserdang Tewas Tersambar Petir
Kapolsek Sibiru-biru Polresta Deli Serdang, Akp Erlonggena menyebutkan sang anak tersambar petir saat asik bermain handphone ketika turun hujan.
Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang anak berusia 9 tahun bernama Randi Syah Putra tewas tersambar petir di rumahnya di Dusun 2 Namo Pinang, Desa Namo Tualang, Kecamatan Sibiru-biru, Deliserdang, kemarin, Selasa (29/9/2020).
Kapolsek Sibiru-biru Polresta Deli Serdang, Akp Erlonggena menyebutkan sang anak tersambar petir saat asik bermain handphone ketika turun hujan.
"TKP di sekitar rumah korban, diduga bermain handphone ketika ada hujan petir," ungkapnya saat dikonfirmasi Tri bun, Rabu (30/9/2020).
• BERITA FOTO Menakjubkan, Pelangi dan Petir Menghiasi Langit di Kota Medan Saat Terjadi Hujan Deras
Anak yang duduk dibangku kelas 4 SD tersebut tersambar petir sekitar pukul 18.30 WIB.
"Kejadian jam 18.30 WIB kemarin," cetusnya.
Informasi yang dihimpun, usai disambar petir bocah tersebut mengalami wajah gosong dan meninggal di tempat.
(vic/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kesambar-petir.jpg)