Ketua KPID Sumut Meninggal Covid
GTPP Covid-19 Sumut Benarkan Ketua KPID Meninggal Akibat Corona, Sebagian Keluarga juga Positif
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut membenarkan Ketua KPID Parulian Tampubolon meninggal akibat covid-19
Penulis: Satia | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara, Aris Yudhariansyah membenarkan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Parulian Tampubolon meninggal dunia akibat Covid-19.
"Ya benar, dia meninggal dunia positif Covid-19," kata dia, melalui sambungan telepon genggam, Senin (28/9/2020).
Aris mengatakan, Parulian Tampubolon meninggal dunia pada hari ini di Rumah Sakit Bunda Thamrin, Jalan Sei Batanghari, Kota Medan.
Namun, ia tidak mengetahui secara detail riwayat perjalanan Parulian Tampubolon.
"Ya beliau meninggal dunia tadi. Kita tidak tahu riwayat dia dari mana," ucapnya.
Ia mengatakan, setelah Parulian Tampubolon dirawat terpapar Covid-19, keluarganya langsung dilakukan pemeriksaan secara rapid test dan swab.
"Keluarganya langsung dilakukan pemeriksaan," jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, Aris mengatakan, sebagian keluarganya dinyatakan positif tertular virus.
"Sebagian di antaranya positif," ucapnya.
Diketahui, sebanyak 7 anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Sumut dilantik di Kantor Gubernur Sumut, beberapa waktu lalu.
Mereka adalah Adrian Azahari Harahap, Muhammad Syahrir, Rahmat Karo Karo, Jaramen Purba, Ramses Simanullang, Mutia Atiqah, dan Parulian Tampubolon.
Mutia dan Parulian adalah incumbent yang terpilih kembali. Prosesi pelantikan dilakukan oleh Sekdaprovsu Hasban Ritonga.
Pelantikan ini dilakukan empat bulan setelah DPRD Sumut sudah mengirimkan surat penetapan anggota KPID Sumut terpilih kepada Gubernur Sumatera Utara dengan Nomor Surat 1296/18/Sekr tertanggal 17 Juni 2016 lalu.
(Wen/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/parulian-tampubolon_20161215_170126.jpg)