Update Covid19 Sumut 19 September 2020
Kampanyekan Protokol Kesehatan, Seniman Medan Bikin Mural Bertajuk #DisiplinSelamatkanKita
Pembuatan mural ini bekerjasama dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut untuk mensosialisasikan taat protokol kesehatan
T R IBUN-MEDAN.com, Sekelompok seniman Medan yang tergabung dalam Komunitas Mural Medan membuat mural dengan pesan disiplin penerapan protokol kesehatan.
Pembuatan mural berlokasi di Jalan Stasiun Kereta Api Medan.
Pembuatan mural ini bekerjasama dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut untuk mensosialisasikan taat protokol kesehatan dan taat berlalu lintas.
Koordinator kegiatan pembuatan mural, Bobi Septian menuturkan bahwa mural ini sejalan dengan tagar Disiplin Selamatkan Kita yang digalakkan oleh Ditlantas.
"Kegiatan ini kami lakukan sebenarnya untuk mengkampanyekan penerapan protokol kesehatan di masyarakat. Melalui media seni seperti mural ini harapannya bisa sampai pesannya ke masyarakat khsusus nya generasi milenial," ujar Bobi, Jumat (18/9/2020).
Penerapan disiplin, terang Bobi menjadi kunci untuk tetap selamat di masa pandemi covid-19. Seperti disiplin menerapkan protokol kesehatan.
"Seperti yang kita ketahui disiplin ini menjadi kunci dalam segala hal. Misalnya dalam berlalu lintas jika kita disiplin kita akan selamat. Begitu juga di masa adaptasi kebiasaan baru ini, kalau bisa dibilang hanya disiplin yang menyelamatkan kita," tambahnya.
Ia berharap melalui mural ini kesadaran masyarakat Medan untuk taat protokol kesehatan bisa meningkat.
"Semoga melalui mural ini masyarakat Medan bisa lebih sadar akan protokol kesehatan demi keselamatan bersama," pungkasnya.
Pendiri Mural Medan, Fredericho Purba menuturkan bahwa pengerjaan mural ini dilakukan selama satu minggu. Tahap akhir atau finishing ditargetkan akan selesai pada tanggal 22 September 2020.
"Waktunya cukup singkat karena kita targetkan selesai di Hari Lalu Lintas tanggal 22 September nanti," katanya.
Untuk pengerjaan dalam waktu yang singkat ini, terangnya, Mural Medan mengerahkan sebanyak enam orang personel.
Karena jika dikerjakan normal, penyelesaian mural diperkirakan sekitar dua sampai tiga minggu.
"Personel yang ikut dalam membuat mural ada sebanyak enam orang. Untuk penyelesaian yang cukup singkat ini," terangnya.
Sementara itu, untuk teknis pembuatan dimulai dari pembuatan desain mural, sketsa, hingga sampai di tahap pewarnaan dan finishing.
Untuk desain sendiri, Fredericho mengatakan ini merupakan desain bertemakan protokol kesehatan covid-19 yang pertama di Medan.
"Sebenarnya sudah ada di teladan, cuma ada kendala sedikit. Jadi kalau untuk yang mengkampanyekan protokol kesehatan ini yang pertama," ujarnya.
125 Kasus Baru Covid-19 di Sumut Rentang 24 jam
Kasus Covid-19 di Sumatera Utara terus menunjukkan angka pertambahan cukup tinggi dalam kurun satu hari terakhir.
Tercatat, ada penambahan 125 kasus baru covid-19 di Sumut rentang 24 jam terakhir.
Total, kasus Corona sudah menembus angka 9.176 orang hingga Jumat (18/9/2020).
Sementara untuk pasien sembuh meningkat 71 pasien menjadi 5.461 orang.
Untuk pasien meninggal bertambah 10 orang, dengan jumlah total sebanyak 389 orang.
Angka kasus Covid-19 di Sumut pun masih tercatat sebagai yang tertinggi di Pulau Sumatera saat ini.
Berikut jumlah kasus Covid-19 untuk Provinsi Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu hingga Jumat (18/9/2020):
Aceh
Positif: 3352
Sembuh: 1260
Meninggal: 130
Sumut
Positif: 9176
Sembuh: 5461
Meninggal: 389
Sumbar
Positif: 4002
Sembuh: 2048
Meninggal: 88
Riau
Positif: 4687
Sembuh: 2012
Meninggal: 95
Kepri
Positif: 1582
Sembuh: 1157
Meninggal: 54
Jambi
Positif: 358
Sembuh: 252
Meninggal: 8
Bengkulu
Positif: 523
Sembuh: 275
Meninggal: 30
Data Nasional
Berbagai cara dilakukan pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19, tetapi jumlah kasusnya masih terus bertambah.
Pemerintah menyatakan bahwa penularan virus corona masih terjadi, sehingga terjadi penambahan pasien Covid-19 dalam jumlah cukup tinggi.
Berdasarkan data hingga Jumat (18/9/2020) pukul 12.00 WIB, terdapat 3.891 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.
Hal itu menyebabkan total kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 236.519 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020.
Informasi ini diungkap Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melalui data yang disampaikan kepada wartawan pada Jumat sore.
Data juga dapat diakses di situs Covid19.go.id atau laman Kementerian Kesehatan, yang diperbarui tiap sore.
Sebanyak 3.891 kasus baru Covid-19 diketahui setelah pemerintah melakukan pemeriksaan 44.428 spesimen dalam sehari.
Jumlah ini melampaui target 30.000 spesimen dalam sehari yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.
Dalam jangka waktu yang sama, ada 28.324 orang yang diambil sampelnya untuk menjalani pemeriksaan spesimen.
Total, pemerintah sudah melakukan pengujian 2.841.352 spesimen terhadap 1.676.648 orang yang diambil sampelnya.
Dengan catatan, satu orang bisa menjalani pemeriksaan spesimen lebih dari satu kali.
Jumlah kasus Covid-19 memang terus meningkat, tetapi pemerintah berusaha memberi harapan dengan memperlihatkan banyaknya pasien yang sembuh.
Dalam sehari, tercatat ada penambahan 4.088 pasien Covid-19 yang sembuh dan tidak lagi terinfeksi virus corona.
Ini merupakan rekor penambahan pasien sembuh dalam sehari, sejak awal pandemi berlangsung.
Mereka dinyatakan sembuh setelah pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) memperlihatkan hasil negatif virus corona.
Dengan demikian, jumlah pasien Covid-19 yang sembuh mencapai 170.774 orang.
Akan tetapi, kabar duka masih melanda Indonesia dengan adanya penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia.
Pada periode 17 - 18 September 2020, ada 114 pasien Covid-19 yang tutup usia.
Dengan begitu, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia kini mencapai 9.336 orang.
Selain kasus positif, pemerintah juga memperlihatkan bahwa saat ini ada 104.866 orang yang berstatus suspek.
Kasus Covid-19 sudah tercatat di semua provinsi di Tanah Air, atau 34 provinsi dari Aceh hingga Papua.
Secara rinci, ada 493 kabupaten/kota dari 34 provinsi yang terdampak penularan virus corona.
Ini berarti sudah lebih dari 95 persen wilayah Indonesia yang mencatat kasus Covid-19.
(cr14/vic/t r ibun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/komunitas-mural-medan-membuat-mural-dengan-pesan-disiplin-penerapan-protokol-kesehatan.jpg)