UKM Didorong Go Online dan Difasilitasi Akses Kredit

Kegiatan ini juga untuk mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui penguatan UMKM di masa pandemi Covid-19.

Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/HO
Produk UMKM. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebanyak 90 pelaku UMKM asal Tanjung Balai mengikuti kegiatan Business Matching Akses Kredit UMKM dan Pelatihan UMKM Go Online secara virtual, Senin (14/9/2020).

Kegiatan ini diisi narasumber dari OJK, PT Bank Sumut, dan Shopee Indonesia yang memfasilitasi akses KUR dan cara berjualan di marketplace Shopee Indonesia kepada para pelaku UMKM.

Deputi Direktur OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara, Andi M Yusuf mengatakan, pentingnya mendorong kembali aktifitas UMKM dalam masa pandemi Covid-19 sehingga dapat menjadi motor pemulihan ekonomi daerah, antara lain melalui akses kredit untuk permodalan UMKM.

Mirip Kasus Arisan Online, Owner Jula-jula Ditipu, Member Larikan Uang Rp 8 Juta

Kegiatan ini juga untuk mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui penguatan UMKM di masa pandemi Covid-19.

Selain itu, dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, pemanfaatan pemasaran secara online dapat menjadi solusi bagi pelaku UMKM agar dapat terus menjalankan operasional usahanya melalui pemanfaatan marketplace.

"Dua besaran penting inilah yang melatarbelakangi pelaksanaan kegiatan kali ini, bagaimana UMKM kita dapat kembali beraktifitas melalui dukungan akses pembiayaan bank dan sekaligus pendampingan tentang teknis berjualan di marketplace, salah satunya Shopee Indonesia," ucap Andi.

Seiring upaya percepatan PEN di tengah pandemi Covid-19, pelaksanaan program perluasan akses keuangan terutama kredit UMKM di Sumatera Utara terus diakselerasi pencapaiannya.

Sementara itu Kepala OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara Yusup Ansori menjelaskan bahwa kredit dalam rangka PEN di Sumut yang disalurkan Bank Himbara dari hasil pemantauan periode Juli hingga Agustus 2020, telah terealisasi sebesar Rp 3,33 triliun kepada 43.276 debitur. Realisasi kredit PEN ini sudah 99,14 persen dari target hingga akhir September 2020 sebesar Rp 3,35 triliun.

Di samping itu, Zainul Arifin selaku Asisten Ekonomi Pembangunan dan Sosial Kota Tanjung Balai menyampaikan apresiasi kepada OJK Regional 5 Sumut yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tanjung Balai melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) memfasilitasi UMKM di Kota Tanjung Balai dengan akses pembiayaan modal UMKM pada bank dan pemasaran melalui online sehingga dapat meningkatkan aktivitas usaha khususnya di masa pandemi Covid-19.

Kegiatan business matching ini merupakan salah satu strategi TPAKD yang akan berlanjut pada kabupaten kota potensial lainnya di Sumatera Utara guna mengakselerasi perluasan akses keuangan dan peningkatan kapasitas usaha UMKM melalui TPAKD yang telah dibentuk di seluruh kabupaten Kota Sumatera Utara.

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved