News Video
HIMPSI Ungkap Ada 110 Bakal Calon dari 19 Kabupaten/Kota Tes Psikologi, Lihat Siapa yang Bakal Lolos
Sebanyak 110 Bakal Calon Kepala Daerah dari 19 Kabupaten/Kota di Sumut mengikuti tahapan Tes Psikologi di Santika Dyandra Hotel, Selasa (8/9/2020).
Penulis: Liska Rahayu | Editor: M.Andimaz Kahfi
HIMPSI Ungkap Ada 110 Bakal Calon dari 19 Kabupaten/Kota Tes Psikologi, Lihat Siapa yang Bakal Lolos
TRI BUN-MEDAN.Com, MEDAN - Sebanyak 110 Bakal Calon Kepala Daerah dari 19 Kabupaten/Kota di Sumut mengikuti tahapan Tes Psikologi di Santika Dyandra Hotel, Selasa (8/9/2020).
Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) Wilayah Sumut, Ilmiah mengatakan 110 peserta tersebut menjalani tes pemeriksaan kesehatan rohani mulai pukul 08.30 WIB.
"Hari ini mulai jam 08.30 WIB pagi tadi sudah dilaksanakan pemeriksaan kesehatan rohani yang diawali dengan tes tertulis.
Setelah itu nanti kita akan lakukan depth interview untuk seluruh peserta," katanya.
Tes kesehatan rohani diikuti sebanyak 19 daerah, sedangkan 4 daerah lainnya belum diikutsertakan lantaran bakal pasangan calon tunggal di daerahnya.
Adapun empat daerah itu antara lain adalah Kota Gunung Sitoli, Kota Pematang Siantar, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) dan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).
"Karena hanya satu Paslon yang mendaftar, menurut keputusan KPU, itu tidak boleh dilakukan tes sampai dilakukan tahapan-tahapan yang harus dilakukan KPU.
Misalnya menunggu beberapa hari dulu disosialisasikan, kalau memang tidak ada yang daftar, baru boleh dilakukan tes," jelasnya.
Selain itu, ada pula bakal calon yang tidak diperbolehkan mengikuti tes lantaran positif Covid-19.
"Setelah selesai isolasi mandiri dan diperiksa lagi negatif, maka kita ikutsertakan di dalam tes kesehatan rohani berikutnya," katanya.
Ilmiah menjelaskan, ada tiga unsur penilai kesehatan bakal calon, yaitu rohani dari HIMPSI, jasmani dari IDI dan bebas narkotika dari BNN.
"Jadi nanti tiga unsur ini setelah masing-masing melakukan pemeriksaan, akan dilakukan diskusi secara pleno untuk menetapkan apakah yang bersangkutan memenuhi syarat," ujarnya.
Jika salah satu syarat tidak terpenuhi, maka yang bersangkutan dinyatakan gugur.
BOBBY-AULIA Tergesa-gesa Masuk Toilet di Sela Psikotes, Sempat Salah Masuk Ballroom, Duh Kenapa Ya?
Di antaranya adalah pasangan Bobby Nasution dan Aulia Rachman.
Pasangan yang diusung oleh delapan partai ini kompak mengenakan kemeja putih saat mengikuti tes psikologi.
Tes yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dijadwalkan akan selesai sampai sore hari.
Sekitar pukul 10.30 WIB, pasangan Bobby-Aulia terlihat keluar dari ballroom.
Keduanya berjalan tergesa-gesa menuju ke toilet.
Tetapi keduanya salah jalan dan malah memilih toilet yang lebih jauh dari ruangan Convention 1.
Tak ayal, beberapa orang menunjukkan kepada mereka berdua toilet yang lebih dekat dengan ballroom.
Bobby-Aulia berada di toilet selama beberapa menit.
Saat keluar, lagi-lagi keduanya tampak linglung dan lupa pintu masuk ke ballroom Convention 1.
Mereka malah masuk ke pintu ballroom yang terkunci, lalu kembali lagi ke pintu ballroom yang terbuka.
Bobby dan Aulia sempat tertawa karena hal tersebut.
Para awak media yang mengabadikan momen tersebut pun tertawa.
"Belum selesai bang tesnya," ujar Bobby sambil berjalan tergesa-gesa.
Jalani Tes Psikologi, Bobby-Aulia Sempat Bertemu Akhyar, Tak Sangka Bobby Berani Lakukan Hal Ini?
Kepada awak media Bobby mengatakan, tes psikologi yang dijalani tidak ada yang sulit.
Dirinya dan Aulia Rachman bahkan sempat tertawa-tawa karena disuruh menggambar pada tes tersebut.
"Alhamdulillah tertulisnya sudah selesai, tinggal wawancara. Masih menunggu jadwalnya lagi mau dibagikan.
Ini kan mungkin dua hari, kita nunggu lagi kedapatan hari ini atau besok," katanya.
"Enggak ada yang sulit sih bang. Biasa mungkin karena terakhir dulu pas kuliah masuk S2 dulu, ya banyak ketawalah.
Disuruh gambar, ketawa-ketawa, biasa aja bang," ujarnya.
Aulia Rachman pun mengiyakan ucapan Bobby tersebut.
Ditanya mengenai dirinya yang bertemu saingannya Akhyar Nasution pada tes tersebut, Bobby menyebut dirinya memang memanggil Udak kepada Akhyar.
"Ini kan 23 kabupaten/kota ikut tes dan semua balonnya dipanggil. Ya tadi ketemu Udak Akhyar.
Kita sebagai yang muda saling salam, minta izin ya ikut kontestasi ini," katanya lagi.
Bobby pun berharap kontestasi Pilkada Medan 2020 ini berlangsung dengan damai.
Apalagi sebutnya, sesama Nasution harus saling menghormati.
"Sama-sama Nasution. Saya juga yang junior harus menghormati yang senior.
Mudah-mudahan kita sepakat untuk pilada kali ini damai aja," pungkasnya.
(yui/tribun-medan.com)