Skenario Ayah Licik, Ngaku Anaknya Kabur Ikut Pemuja Agama, Rupanya Dikurung di Bawah Tanah 24 Tahun

Lalu entah dari mana, sepucuk surat datang dari Elisabeth, yang menyatakan bahwa ia sudah bosan dengan kehidupan keluarganya dan melarikan diri.

Youtube via ATI
Elisabeth Fritzl saat berumur 16 tahun. 

Tapi Josef Fritzl tidak akan lupa.

Sejauh menyangkut keluarga Fritzl, Josef akan pergi ke lantai bawah tanah setiap pukul 9 pagi untuk membuat rancangan mesin yang ia jual.

Kadang-kadang, dia akan menghabiskan malam, tetapi istrinya tidak khawatir, berpikir suaminya adalah seorang pekerja keras dan sepenuhnya didedikasikan untuk karirnya.

Selain Anti Kritik, Perangai Raja Thailand Suka Foya-foya Bersama Selir Seksi Daripada Urus Rakyat

Tapi menyangkut Elisabeth Fritzl, Josef adalah monster. Paling tidak, dia akan mengunjunginya di ruang bawah tanah tiga kali seminggu.

Biasanya setiap hari. Selama dua tahun pertama, dia meninggalkannya sendirian, menjaga tawanannya.

Kemudian, dia mulai memperkosanya, melanjutkan kunjungan malam yang dia mulai ketika dia baru berusia 11 tahun.

Dua tahun di kurungannya, Elisabeth hamil, meskipun ia keguguran 10 minggu dalam kehamilan.

Dua bagian ruang bawah tanah kedap suara yang dibangun Josef untuk menahan Elisabeth.
Youtube via ATI
Dua bagian ruang bawah tanah kedap suara yang dibangun Josef untuk menahan Elisabeth.

Namun, dua tahun kemudian, dia hamil lagi.

Pada Agustus 1988, seorang bayi perempuan bernama Kerstin lahir. Dua tahun kemudian, bayi lain lahir, seorang anak lelaki bernama Stefan.

Kerstin dan Stefan tetap di ruang bawah tanah bersama ibu mereka, dibawakan jatah makanan dan air setiap minggu oleh Josef.

Elisabeth berusaha mengajar mereka dengan pendidikan dasar yang dia miliki, dan memberi mereka kehidupan 'paling normal' yang dia bisa dalam keadaan yang mengerikan.

Pakar Australia Soroti Gaya Kepemimpinan Jokowi, Bukan Seperti Presiden Tapi Walikota di Istana

Selama 24 tahun ke depan, Elisabeth akan melahirkan lima anak lagi.

Satu lagi diizinkan untuk tetap di ruang bawah tanah bersamanya, satu meninggal tak lama setelah kelahiran dan dibakar Josef dalam tungku pembakaran, dan tiga lainnya dibawa ke atas untuk tinggal bersama Rosemarie dan Josef.

Namun Josef tidak serta-merta membawa anak-anak untuk tinggal bersamanya.

Untuk menyembunyikan perbuatannya dari Rosemarie, dia memanipulasi penemuan rumit anak-anak, sering melibatkan menempatkan mereka di semak-semak dekat rumah atau di ambang pintu.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved