TRIBUN-MEDAN-WIKI: Lappet, Penganan Tradisional Khas Tapanuli

Lappet atau biasa juga disebut kue lappet merupakan penganan khas Batak yang berasal dari Tapanuli.

Editor: Juang Naibaho
HO
Lappet 

Laporan Reporter Tribun Medan/Aqmarul Akhyar

TRIBUN-MEDAN-BLOGWIKI.com - Lappet atau biasa juga disebut kue lappet merupakan penganan khas Batak yang berasal dari Tapanuli.

Lappet tidak jauh beda dengan ombus-ombus, penganan yang juga menjadi khas Tapanuli.

Seorang warga Medan asal Tapanuli dan pedagang Lappet, Irma Siregar, menyampaikan, keduaa penganan itu merupakan makanan tradisional yang berbahan baku tepung beras, serta gula merah.

Penganan ini dibungkus menggunakan daun pisang dan dikukus.

Hanya saja lappet menggunakan campuran santan kelapa, sehingga bentuk yang dihasilkan cukup berbeda.

Penganan yang memiliki berbagai varian rasa ini paling pas dijadikan sebagai camilan.

“Sebagaimana kue ombus-ombus yang nikmat disantap bersama secangkir kopi, lappet juga demikian. Kue yang memiliki berbagai varian rasa ini paling pas dijadikan sebagai camilan saat menonton TV dan pada acara-acara adat,” ujarnya.

Penganan Lappet ini erat sekali dengan orang Batak. Tak heran lappet kerap menjadi camilan pada acara-acara adat Batak.

Biasanya dihidangkan pada acara arisan, upacara adat perkawinan, atau bahkan menjadi menu sarapan jika ada tamu di rumah.

“Pokoknya, lapet itu kayak makanan wajib yang mesti hadir di setiap acara kumpul-kumpulnya orang Batak,” ujarnya.

Tak hanya itu, penganan ini juga sering menjadi oleh-oleh khas Sumut dan Tapanuli.

Penganan lappet berbentuk menyerupai limas dan dibungkus daun pisang.

Proses pembuatannya tidak begitu rumit, dimulai dari tepung beras, kelapa parut yang tidak terlalu tua, dan dicampur.

“Lalu, menyusul parutan gula aren atau gula merah, dan air secukupnya. Setelah merata seluruh adonan, kemudian dibungkus dengan daun pisang, lalu dikukus hingga matang, dan proses pembuatan kue ini hampir mirip dengan pembuatan kue ombusombus,” ucapnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved