Update Covid19 Sumut 31 Agustus 2020
Kasus Baru Covid-19 di Sumut Bertambah 58 Orang, Total 6.827 Orang, Pasien Sembuh Naik 60 Orang
Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemprov Sumut, Senin (29/8/2020) pukul 16.00, terdapat 58 kasus baru covid-19 dalam 24 jam terakhi
Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Penambahan kasus baru Covid-19 di Sumut masih menunjukkan peningkatan.
Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemprov Sumut, Senin (29/8/2020) pukul 16.00 WIB, terdapat 58 kasus baru covid-19 dalam 24 jam terakhir.
Juru Bicara GTPP Covid-19 Pemprov Sumut Mayor Kes dr Whiko Irwan menerangkan bahwa total pasien terpapar virus Corona berjumlah 6.827 orang di Sumut.
"Update data COVID-19 di Provinsi Sumatera Utara hingga 31 Agustus 2020, pasien konfirmasi bertambah 58 kasus baru dengan total berjumlah 6.827 orang," ungkapnya.
Angka positif terkonfirmasi Covid-19 tersebut hasil dari 42.147 spesimen sampel yang telah diuji di laboratorium.
Spesimen yang dilakukan hari ini sebanyak 321 orang.
Peningkatan lebih tinggi terjadi pada pasien sembuh dari virus corona yaitu bertambah sebanyak 60 orang.
"Pasien sembuh total menjadi 3.965 orang. Sementara pasien meninggal dunia akibat positif virus corona bertambah 3 orang menjadi 315 orang," tutur Whiko.
Untuk pasien suspek atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mengalami penambahan sebanyak 15 orang dalam sehari.
"Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tetap berjumlah 766 orang," ungkap Whiko
Whiko menyebutkan penyebab dari melonjaknya angka ini disebabkan masifnya pemeriksaan yang dilakukan pihaknya.
"Kita dapatkan beberapa kali melonjaknya angka kasus positif Covid-19 di Sumatera Utara yang ada saat ini. Hal ini salah satunya karena masifnya pemeriksaan swab PCR dan rapid test yang dilakukan Gugus Tugas di Sumatera Utara. Yang dilakukan baik di rumah maupun di lokasi lainnya," tuturnya.
Data Nasional
Pandemi Covid-19 di Indonesia sudah terjadi hampir enam bulan, sejak kasus pertama diumumkan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020.
Akan tetapi, hingga saat ini pemerintah menyatakan bahwa belum ada tanda-tanda penularan virus corona mengalami penurunan.
Masih terjadi penularan virus yang bernama ilmiah SARS-Cov-2 di masyarakat, sehingga jumlah kasus Covid-19 di Tanah Air terus bertambah.
Berdasarkan data pemerintah hingga Senin (31/8/2020) pukul 12.00 WIB, ada penambahan 2.743 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.
Penambahan itu menyebabkan total kasus Covid-19 di Indonesia saat ini mencapai 174.796 orang, terhitung sejak awal pandemi.
Informasi ini disampaikan pemerintah melalui Satgas Covid-19 kepada wartawan pada Senin sore. Data juga dimuat di situs Covid19.go.id.
Sebanyak 2.743 kasus baru Covid-19 diketahui setelah pemerintah melakukan pemeriksaan 15.305 spesimen dalam sehari.
Pada periode ini, ada 14.566 orang yang diambil sampelnya untuk pemeriksaan spesimen.
Total, pemerintah sudah melakukan pemeriksaan 2.239.642 spesimen dalam sehari dari 1.297.184 orang yang diambil sampelnya.
Artinya, satu orang bisa menjalani pemeriksaan spesimen lebih dari satu kali.
Pemerintah juga menyampaikan harapan dengan data yang memperlihatkan semakin banyaknya pasien Covid-19 yang sembuh.
Dalam sehari, diketahui ada penambahan 1.774 pasien Covid-19 yang dinilai sembuh dan tidak lagi terinfeksi virus corona.
Mereka dinyatakan sembuh setelah tes dengan metode polymerase chain reaction (PCR) memperlihatkan hasil negatif virus corona.
Dengan demikian, jumlah pasien Covid-19 yang sembuh hingga saat ini totalnya ada 125.959 orang.
Akan tetapi, pemerintah masih menyampaikan kabar duka dengan adanya penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia.
Dalam periode 30 - 31 Januari 2020, ada 74 pasien Covid-19 yang tutup usia setelah mengidap Covid-19.
Sehingga, total pasien Covid-19 yang meninggal di Indonesia mencapai 7.417 orang.
Selain data kasus positif, pemerintah juga menyampaikan ada 79.320 orang yang saat ini berstatus suspek terkait penularan virus corona.
Kasus Covid-19 sudah tercatat ada di semua provinsi di Tanah Air atau 34 provinsi, dari Aceh hingga Papua.
Secara khusus, sudah 488 kabupaten/kota dari 34 provinsi yang terdampak penularan virus corona.
Jumlah ini bertambah satu daerah, dibandingkan data kemarin.
(vic/tribunmedan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/juru-bicara-gugus-tugas-pemprov-sumut-mayor-kes-dr-whiko-irwan.jpg)