Presiden Donald Trump Larang TikTok di AS, Klub Bisbol New York Yankees Justru Kerja Sama 2 Tahun
Klub anggota Liga Bisbol AS (MLB) New York Yankees menggandeng platform TikTok untuk mengarungi musim kompetisi 2020-2021.
TRIBUN-MEDAN.com - Belakangan ini Presiden AS Donald Trump akan mengusir TikTok dari AS.
Menurut Trump, perusahaan asal China itu meracuni nasionalisme AS.
Namun, klub anggota Liga Bisbol AS (MLB) New York Yankees justru menggandeng platform TikTok untuk mengarungi musim kompetisi 2020-2021.
Yankees dan TikTok sudah bekerja sama sejak enam bulan silam.
• BURSA TRANSFER, Matuidi Resmi Tinggalkan Juventus, Akan Berlabuh ke Klub Punya David Beckham
"Rencananya, kerja sama Yankees dan TikTok akan berjalan dua tahun," tulis laman Sportico.
Tercatat, kerja sama itu menghasilkan dana iklan hingga 10 juta dollar AS atau sekitar Rp 140 miliar. Nantinya, logo dan nama TikTok akan terpampang di Stadion Yankees.
Hingga kini, belum ada informasi dari pihak Donald Trump terkait kerja sama tersebut. Akankah Trump bereaksi?
Seperti diketahui Donald Trump resmi mengeluarkan perintah eksekutif yang melarang TikTok beroperasi di AS. Seperti dikutip dari AFP, aturan itu berlaku dalam 45 hari ke depan.
• Donald Trump Palak Microsoft untuk Membagi Saham TikTok
"Amerika Serikat harus mengambil tindakan agresif terhadap pemilik TikTok demi melindungi keamanan nasional kita," kata Trump dalam perintah eksekutif.
Setelah itu berlaku, maka AS akan melarang warga maupun perusahaan melakukan transaksi apa pun dengan ByteDance Ltd, pemilik aplikasi TikTok.
ByteDance yang berbasis di China memiliki kantor pusat di AS, tepatnya di wilayah selatan California. Trump mengatakan TikTok berpotensi menjadi alat intelijen China yang memata-matai AS.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "New York Yankees Gandeng TikTok Akankah Trump Bereaksi?"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-tiktok.jpg)